JAKARTA, JP Radar Kediri - Jelang pelantikan kepala daerah terpilih secara serentak di Jakarta, Bupati Kediri Terpilih Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Terpilih Dewi Mariya Ulfa, serta Wali Kota Kediri Terpilih Vinanda Prameswati dan Wawali Kota Kediri Terpilih Qowimuddin Thoha menjalani pemeriksaan kesehatan.
Hasilnya, pasangan pemimpin Kediri Raya itu dipastikan dalam kondisi fit.
Informasi yang dihimpun koran ini, pemeriksaan kesehatan berlangsung di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Mereka menjalani pemeriksaan bersama ratusan pasangan kepala daerah lain se-Indonesia.
Dikonfirmasi usai pengecekan kesehatan, Dhito menyebut hasilnya baik. Misalnya, tekanan darahnya di angka 129/92, gula darah 78, kolesterol 160, serta asam urat 6,2.
“Tidak ada kendala semua masih di batas normal,” kata Dhito sembari menyebut hasil yang baik juga didapat untuk pemeriksaan Dewi.
Dengan demikian, mereka siap mengikuti pelantikan dan retreat di Magelang.
Apakah ada persiapan khusus jelang agenda yang dilakukan berurutan itu? Suami Eriani Annisa ini mengaku tak memiliki persiapan khusus.
Melainkan hanya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh saja. “Jaga makan, olahraga, dan berdoa,” lanjutnya.
Untuk diketahui, pelantikan kepala daerah terpilih se-Indonesia akan dilakukan pada Kamis (20/2) nanti di Istana Negara Jakarta.
Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Setelah pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti retreat selama delapan hari. Yakni, mulai 21-28 Februari di Akademi Militer (Akmil), Magelang.
Mas Dhito antusias mengikuti retreat yang diinisiasi oleh Prabowo tersebut. Acara itu menurutnya bisa menguatkan komunikasi dan ikatan antar-kepala daerah.
“Bagaimana caranya 503 (kepala daerah, Red) ini akan punya bonding satu sama lainnya. Bersama-sama punya visi misi untuk Indonesia Emas,” tandasnya.
Terpisah, Wawali Kota Kediri Terpilih Qowimuddin Thoha mengatakan hal yang sama. Menurutnya, hasil pemeriksaan kesehatan dirinya dan Vinanda kemarin sangat baik.
“Alhamdulillah semua sehat. Tidak ada kendala,” katanya.
Berada di Jakarta, Gus Qowim mengaku siap mengikuti semua tahapan yang dijadwalkan Kemendagri.
Termasuk geladi kotor pada Selasa (18/2) besok, dan geladi bersih pada Rabu (19/2) lusa.
Demikian pula saat retreat nanti. Bedanya, jika bupati dan wali kota mengikuti retreat mulai 21-28 Februari, khusus untuk wakil wali kota dan wakil bupati hanya mengikuti retreat di 28 Februari.
“Insya Allah (retreat, Red) untuk wakil nanti diagendakan terpisah setelah Idul Fitri,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah