Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Badan Adhoc Dibubarkan, KPU Kota Kediri Beri Evaluasi

Ayu Ismawati • Kamis, 30 Januari 2025 | 17:49 WIB

 

BANDAN ADHOC: KPU Kota Kediri membubarkan PPS pada Senin (27/1).
BANDAN ADHOC: KPU Kota Kediri membubarkan PPS pada Senin (27/1).

KEDIRI, JP Radar Kediri- Badan Adhoc penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Kediri baru saja dibubarkan. Meski penyelenggaraan Pilkada 2024 sudah berakhir, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri masih ada pekerjaan rumah (PR).

Salah satunya adalah menyelenggarakan evaluasi badan adhoc. Yang menjadi catatan adalah ketepatan waktu dan mekanisme sosialisasi. Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Roihatul Jannah mengatakan, salah satu poin penting evaluasi ini ada pada rekrutmen badan adhoc. 

Menurutnya, rangkaian perekrutan kerap mengalami keterlambatan. “Ada beberapa kelurahan yang tidak sesuai dengan deadline. Jadi misalnya untuk pengumpulan dan pengumumannya juga terlambat,” ujarnya, menyusul agenda pembubaran badan adhoc panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) se-Kota Kediri yang digelar Senin (27/1) lalu.

Baca Juga: APK Pilkada di Kabupaten Kediri Menumpuk Bikin Bawaslu Bingung, Tidak Ada Aturan Pemusnahan

Pengumuman rekrutmen yang terlambat itu berdampak pada banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui informasi tersebut. Sehingga, rentan menimbulkan keresahan di masyarakat terkait pola rekrutmen.

“Dari segi persyaratan di tingkat KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara, Red) juga lebih pada proses pendaftarannya (sering terkendala, Red). Ada yang namanya kena sipol. Itu yang harus dievaluasi,” bebernya.

Baca Juga: Pasangan Vinanda-Gus Qowim Berpeluang Dilantik di Awal Februari Menjadi Menjadi Wali dan Wakil Wali Kota Kediri

Kemudian badan adhoc juga dievaluasi terkait dengan aspek sosialisasi ke masyarakat. Perempuan yang akrab disapa Icha itu mengklaim, tingkat partisipasi masyarakat di Kota Kediri sudah cukup baik. Namun demikian, masih kurang maksimal untuk menyentuh seluruh segmen di masyarakat.

“Segmentasi masyarakatkan banyak. Itu yang mungkin bisa dimaksimalkan lagi. Ada yang disabilitas, ada yang kaum marjinal, komunitas, perempuan, seperti itu,” urainya menjelaskan poin-poin yang perlu dilakukan perbaikan dari sisi SDM untuk penyelenggaraan pemilu selanjutnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : rekian
#kediri #ppk #pilkada #kpps #badan adhoc #kpu kota kediri #pps