Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bawaslu Temukan Ratusan Surat Suara Kurang di TPS Mojo dan Banyakan Kediri 

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 28 November 2024 | 19:16 WIB

 

PANTAU LOKASI: Ketua KPU Nanang Qosim dan Ketua Bawaslu Saifudin Zuhri berdiskusi dengan panitia pelaksana di TPS saat meninjau langsung pencoblosan di lapangan.
PANTAU LOKASI: Ketua KPU Nanang Qosim dan Ketua Bawaslu Saifudin Zuhri berdiskusi dengan panitia pelaksana di TPS saat meninjau langsung pencoblosan di lapangan.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Bawaslu Kabupaten Kediri menemukan kekurangan surat suara di beberapa TPS pada hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Rabu (27/11). Lokasinya tersebar di beberapa tempat dengan jumlah surat suara yang kurang mencapai ratusan lembar.  

Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Saifudin Zuhri mengatakan, jumlah kekurangan surat suara lumayan banyak. “Nanti detailnya akan muncul saat rekap di kecamatan, " jelasnya. Dia mencontohkan, di wilayah Banyakan. Kekurangan surat suara di satu TPS mencapai 100 lembar. Atau di Desa Kranding, Kecamatan Mojo, yang kekurangan surat suara sebanyak 195 lembar.

Agar tidak mengganggu pelaksanaan pemilihan, panitia penyelenggara pemilu lalu mengambil kekurangan surat suara itu ke TPS di sebelahnya. Menurut Saifudin, sudah ada aturan terkait penanganan masalah tersebut. Dia menjelaskan, masalah tersebut diatasi oleh KPPS yang berkoordinasi dengan TPS lain untuk meminta surat suara sisa. 

Dia menambahkan, setelah dilakukan rekapitulasi di desa, logistik dikirimkan ke kecamatan untuk dilakukan rekapitulasi di kecamatan. "Tentunya ada pengawalan dari tim gabungan," jelasnya. 

Baca Juga: Kelelahan, Linmas TPS 03 Tosaren Kediri Meninggal Dunia saat Bertugas di Pilkada Serentak 2024

Menanggapi masalah tersebut, Nanang Qosim, Ketua KPU Kabupaten Kediri mengatakan, setelah dikirimkan ke kecamatan maka tahap berikutnya adalah rekapitulasi di kecamatan. "Dilakukan antara 29-30 November," jelasnya. Berikutnya akan dilanjutkan rekapitulasi di kabupaten pada 30 November. 

Dia mengajak semua pihak tetap mengikuti proses penghitungan. Yakni rekap berjenjang sampai nanti ada hasil resmi. Banyaknya hasil survei menurutnya bukan hasil penghitungan resmi. Dia mengajak warga untuk menunggu hasil dari KPU. "Karena sesuai PKPU 17 tahun 2024 tentang pemungutan suara bahwa hasil resmi adalah hitung manual," jelasnya sembari mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen yang ikut menyukseskan Pilkada serentak 2024. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Saifudin Zuhri #KPU Kabupaten Kediri #pilkada #Bawaslu Kabupaten Kediri #Nanang Qosim