KEDIRI, JP Radar Kediri- Kepergian Mochamad Ibrahim, Linmas TPS 03 Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menghadap Sang Khalik menjadi duka bagi seluruh penyelenggara Pilkada serentak 2024. Pria 56 tahun itu diduga meninggal dunia karena kelelahan.
Seperti yang diungkapkan Alvito Rizqi, Pengawas Pemilu TPS 03 Tosaren, lima hari sebelum pencoblosan, para penyelenggara pemilu sudah full kegiatan. Termasuk peran Linmas “Seperti menyiapkan TPS-nya di sini, rapat di kelurahan, mengurus logistik surat suara. Itu kan semua tanggung jawab teman-teman di TPS dan juga Linmas," bebernya.
Karena itu, kuat dugaan jika Ibrahim meninggal dunia karena kelelahan. Kabar duka meninggalnya Ibrahim juga sampai di komisioner KPU Kota Kediri. Sekitar pukul 11.30 kemarin, KPU Kota Kediri sudah tiba di lokasi. Komisioner KPU Kota Kediri Nia Sari mengatakan, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Ibrahim.
"Masih kami dalami. Yang jelas beliau ini (Ibrahim, Red) sudah dua malam tidak tidur," ujar Nia ditemui di lokasi kejadian.
Baca Juga: Petugas Linmas di TPS 3 Tosaren Kediri Meninggal Dunia Saat Bertugas di Pilkada 2024
Untuk diketahui, nyawa Ibrahim melayang saat sedang bertugas di luar TPS 03 Tosaren. Dia sempat terjatuh. Tidak lama kemudian, tatapan matanya kosong. Kemudian badannya menjadi tegang dengan dada mengembang. Dia larikan ke RSUD Gambiran. Nahas, ketika diperjalanan pulang, nyawa Ibrahim tidak bisa diselamatkan. Dia telah pergi menghadap Sang Khalik.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah