Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Vinanda-Gus Qowim Janji Tingkatkan Kualitas Pendidikan SD di Kota Kediri

Ayu Ismawati • Senin, 4 November 2024 | 16:01 WIB

 

SOLID: Politisi Sudjono Teguh Wijaya mendampingi pasangan calon nomor urut 1, Vinanda-Gus Qowim ketika bertemu konstituennya .
SOLID: Politisi Sudjono Teguh Wijaya mendampingi pasangan calon nomor urut 1, Vinanda-Gus Qowim ketika bertemu konstituennya .

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pasangan calon (paslon) Vinanda Prameswati dan Qowimuddin Thoha langsung tancap gas usai debat pertama pada Jumat (1/11) lalu. Paslon 01 itu kembali turun ke jalan dan mengkampanyekan programnya. Kali ini, Vinanda-Gus Qowim akan fokus pada isu kesejahteraan masyarakat. Khususnya menyelesaikan masalah pendidikan di Kota Kediri. 

Sudjono Teguh Wijaya, anggota tim pemenangan paslon 01 mengatakan, program-program yang diusung Vinanda-Gus Qowim lebih menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, dengan penyaluran bantuan operasional sekolah dasar (Bosda) dari tingkat pendidikan SD, SMP, hingga SMA.

“Ini sangat amat membantu. Jadi jangan memberi janji program yang di atas SMA kalau SD, SMP, dan SMA masih membayar seragam. Jadi itu harus dientaskan dulu,” ujarnya. 

Selain program peningkatan kesejahteraan lewat sektor pendidikan dasar, memfasilitasi pelaku usaha kecil juga menjadi fokus calon kepala daerah yang diusung partainya itu. 

Baca Juga: KPU Kabupaten Kediri Temukan Surat Suara Rusak, Pilbup 69 Lembar dan Pilgub 102 Lembar 

Masyarakat Kota Kediri tidak hanya diberi pelatihan. Tapi juga harus bisa menjual produknya. Salah satunya adalah bekerja sama dengan mal, supermarket, dan minimarket. Kelak produk lokal Kota Kediri akan dipasarkan di toko modern itu.  

Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri itu percaya, pemasaran produk home industry pasti akan terbantu. Pria yang akrab disapa Jono itu menekankan pentingnya peran pemerintah untuk memfasilitasi pengusaha-pengusaha kecil tersebut. 

“Ini supaya masyarakat yang bikin makanan ini bisa dibayar. Bukan dihutang atau dipinjam sampai tiga bulan. Jadi antara pengusaha dan pengrajin bisa saling membantu,” tandas Jono.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#partai golkar #toko modern #Gus Qowim #Vinanda Prameswati #paslon 01 #produk lokal