KEDIRI, JP Radar Kediri- Pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Vinanda Prameswati dan Qowimuddin Thoha mendapat amunisi baru. Pada Rabu (16/10) lalu, pasangan dengan slogan Mapan itu menerima dukungan forum komunikasi santri Kota Kediri.
Dukungan untuk paslon 01 itu disampaikan pada Rabu (16/10) lalu. Saat itu paslon 01 itu menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekaligus Hari Santri Nasional (HSN) 2024 di kompleks aula Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.
Acara itu turut dihadiri sejumlah tokoh ulama dan para pengasuh pondok pesantren di Kota Kediri. KH. “Salah satu ciri santri adalah ‘Nderek Kyai’ alias ikut kyainya,” ucap Abdul Hamid, pengasuh Pondok Pesantren Maunahsari Bandar Kidul. Dia juga mendoakan pasangan Vinanda dan Gus Qowim bisa memimpin Kota Kediri dengan lebih baik. Dan dapat berpihak kepada santri.
Doa dan harapan tersebut sebagai bentuk kepedulian, sekaligus impian KH Hamid kepada Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) dan pengasuh PP Al-Ishlah Bandar Kidul itu, sebagai implementasi dari pasangan nasionalis dan religius.
Acara tersebut juga diisi dengan dialog yang dipimpin oleh KH. Oing Abdul Muid (Gus Muid), Ketua Forum Santri Kota Kediri. Dalam dialog tersebut, beberapa peserta menyampaikan harapan dan pesan kepada paslon nomor urut 01 Vinanda-Gus Qowim.
Di antaranya, Syansuri dari Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, yang meminta agar Makam Setonogedong lebih diperhatikan. Sebab, makam itu menjadi salah satu tujuan wisata religi di Kota Kediri. Lalu, Kyai Saiful yang meminta agar insentif guru mengaji dan modin dinaikkan.
Sejalan dengan aspirasi itu, paslon yang diusung oleh mayoritas partai politik itu membawa visi misi mewujudkan Kediri MAPAN. Salah satunya, menciptakan Kota Kediri yang agamis.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah