KEDIRI, JP Radar Kediri- Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono memanfaatkan waktunya untuk berkampanye. Keduanya konsisten menyapa warga dari satu gang ke gang lainnya.
Setiap bertemu warga, mereka memperkenalkan program kepimpinan jika terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota. Salah satu programnya adalah transformasi sosial berkelanjutan.
Salah satu lokasi yang disambangi Fey dan Regina adalah Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Saat di sana, seorang ibu curhat ke Fey. Dia merasa khawatir tidak bisa menyusui karena sudah hamil 9 bulan namun belum ada tanda-tanda keluar asi.
Fey yang merupakan konselor laktasi berstandar WHO langsung memberikan konseling menyusui kepada calon ibu tersebut. Khusus untuk mempersiapkan asinya mendatang. “Karena saya berprofesi sebagai konselor laktasi jadi saya merasa punya kewajiban untuk membagikan ilmu yang saya punya kepada warga,” papar Fey.
Selain itu, Fey juga memberikan dukungan terhadap ibu menyusui agar cakupan asi eksklusif bisa lebih meningkat. Semakin banyak ibu-ibu yang paham tentang ASI, maka secara tidak langsung akan menghemat pengeluaran sebuah keluarga. Sebab tidak perlu memakai susu formula.
Uangnya bisa untuk kebutuhan lain. “Ini juga selaras dengan program kami, yakni satu puskesmas satu konselor menyusui untuk Indonesia emas 2045,” bebernya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah