KEDIRI, JP Radar Kediri- Dukungan untuk calon petahana terus mengalir. Kali ini datang dari Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Kediri. Kemarin, dukungan Pilkada 2024 itu disampaikan lewat deklarasi.
Dukungan untuk Calon Bupati - Wakil Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa sebagai apresiasi Bamag atas kinerja Dhito Dewi di periode pertama. Rekam jejaknya baik terhadap pengembangan di sektor pendidikan. Seperti insentif bagi guru pendidikan non formal.
Ketua Bamag Kabupaten Kediri Yeremia Puryanto mengatakan, prestasi pasangan Dhito-Dewi dalam memperhatikan kesejahteraan guru pendidikan non formal mendapat kesan baik. Seperti pemberian insentif guru sekolah minggu sangat membantu guru pendidikan non formal. Sehingga bisa meningkatkan kualitas belajar.
"Jika Dhito-Dewi kembali terpilih di periode 2024-2029, maka program pembangunan di Kabupaten Kediri akan semakin berkembang," terangnya.
Baca Juga: Dhito Berdialog ke Warga Ngancar, Dewi Hadiri Deklarasi Relawan ke 3 Kecamatan di Kabupaten Kediri
Apresiasi disampaikan guru-guru sekolah minggu. Seperti Teguh Sumadiono, warga Kecamatan Pare misalnya. Dia memberi apresiasi kepada pemerintah daerah atas insentif yang telah diberikan.
Sejak dirinya mengabdi menjadi guru sekolah minggu, Teguh mengaku belum pernah menemukan program insentif bagi guru pendidikan non formal. Dia pun berharap agar kuota insentif bagi guru sekolah minggu tetap dipertahankan.
“Harapan kami, untuk periode kedua nanti insentif untuk guru sekolah minggu jangan dikurangi,” ungkapnya.
Dhito berjanji akan melanjutkan program yang selama ini telah dijalankan. Termasuk melanjutkan empat sektor yang menjadi prioritas di periode pertama. Ada sektor pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur.
Di sektor pendidikan, program insentif bagi guru pendidikan non formal menjadi upaya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Sebab, Cabup petahana ini memahami betul makna dari program insentif. Terlebih apabila program tersebut tidak direalisasikan.
“Bagaimana nantinya nasib umat kristiani, hindu, muslim, dan umat agama yang diakui di negara ini kalau sampai tidak ada guru agama yang mengajar,” tegas Dhito.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah