Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jumlah Berkurang, KPU Kota Kediri Hapus Ratusan TPS

Ayu Ismawati • Senin, 27 Mei 2024 | 18:13 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Ada perubahan jumlah pemilih di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kediri mendatang. Jika pada pemilu 14 Februari lalu jumlah pemilih di setiap TPS maksimal 300 orang maka tahun ini angkanya dinaikkan.  

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri Nasrudin mengatakan, alokasi pemilih di tiap TPS diproyeksikan sampai 600 orang. Penambahan tersebut karena mempertimbangkan surat suara yang lebih sedikit dari pemilu sebelumnya. 

“Hanya terdiri dari surat suara pemilihan walikota dan wakil walikota dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur,” ucapnya. Jadi, setiap pemilih tidak membutuhkan waktu yang banyak saat nanti mencoblos di bilik suara.

Data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan, pemilih potensial di Kota Kediri untuk pilkada mendatang sebanyak 222 ribu. Lebih banyak empat ribu dibanding daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu sebelumnya.

Berdasarkan data DP4 itu, KPU Kota Kediri memetakan akan ada sekitar 380 TPS. Berkurang sebanyak 476 TPS dibanding pemilu sebelumnya. Saat pemilihan presiden dan pemilihan legislatif Februari lalu, total ada 856 TPS di Kota Kediri. 

Adanya pemetaan jumlah TPS itu juga berpengaruh dengan kebutuhan pantarlih yang bertugas melakukan pemutakhiran data daftar pemilih. Beban kerja pantarlih semakin besar. Sebab, jumlah pemilih yang akan didata juga semakin banyak. “Konsekuensinya, pantarlih nanti dua orang di setiap TPS. Kalau pemilu kemarin kan hanya satu di masing-masing TPS,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri Nasrudin.

Terkait tahap pembentukan pantarlih, Komisioner KPU Kota Kediri Moch. Wahyudi mengatakan, pihaknya masih menunggu surat keputusan dari KPU RI. “Kami memprediksi pertengahan Juni nanti akan ada proses rekrutmen pantarlih untuk pemutakhiran data pemilih,” ujarnya.

Meski jumlah TPS berkurang, alokasi pantarlih di tiap TPS untuk pilwali justru bertambah. “Untuk pilkada ini, beban setiap pantarlih maksimal hanya 400 pemilih maka dimungkinkan ada yang satu TPS dua pantarlih,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#tps #kpu #pemilu #pilwali