KEDIRI, JP Radar Kediri – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menerima masukan terkait aturan pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) dari masyarakat. Nantinya, usulan itu akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penetapan PKPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2024.
Dalam kegiatan di gedung DPRD Kota Kediri, Selasa (27/6), komisioner KPU Kota Kediri mengundang para stakeholder kepemiluan. Termasuk mantan komisioner KPU periode-periode sebelumnya.
Roby, salah satu peserta, menyarankan adanya kesepahaman antara peserta pemilu dengan penyelenggara terkait saksi. “Jadi perlu ada pertemuan dan pemahaman antara peserta, penyelenggara, dan pengawas,” ujarnya.
Selaras dengan itu, Zaenal Arifin, komisioner KPU Kota 2008 yang juga pemateri, menyampaikan hal tersebut di dalam salah satu dari masukan-masukannya. Ia menyarankan, tiap stakeholder pemilu punya persepsi yang sama terkait penyelenggaraan pemilu. “Pelatihan penyelenggara KPU harus jadi satu. Begitu pula di tingkatan paling bawah seperti KPPS, PPS, dan PTPS,” paparnya.
Terpisah, Ketua KPU Kota Kediri Pusporini Endah Palupi mengatakan kegiatan itu merupakan program nasional yang diselenggarakan tiap kabupaten dan kota. “Sekarang draf-nya (PKPU tentang pemungutan dan penghitungan suara, Red) sudah ada. Cuma ditawarkan kepada masyarakat,” ujar Puspo.
Masukan dari masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara, kata Puspo, nantinya akan dijadikan pertimbangan dan dimasukkan ke dalam PKPU. “Kalau memang masukan ini dibutuhkan, serta mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas biaya juga, itu nanti akan dimasukkan ke dalam PKPU tentang pemungutan dan penghitungan suara,” paparnya.
Puspo menambahkan, para peserta dari sedikitnya 10 kelompok sasaran sosialisasi KPU aktif menyampaikan masukannya. Termasuk pemilih pemula, disabilitas, dan komisioner lama. “Usulan ini akan disampaikan ke KPU RI dan semuanya akan diinput dulu dan dipelajari oleh KPU RI,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah