Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Permintaan Naik Akhir Tahun, Harga Terkerek

adi nugroho • Selasa, 29 Desember 2020 | 19:10 WIB
permintaan-naik-akhir-tahun-harga-terkerek
permintaan-naik-akhir-tahun-harga-terkerek

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Permintaan bawang putih yang naik di akhir tahun ini membuat membuat harganya terkerek. Komoditas impor yang sebelumnya hanya Rp 22-24 ribu per kilogram itu kemarin menjadi Rp 28 ribu per kilogram.


Harga tersebut berbanding terbalik dengan harga bawang merah. Penjual di Pasar Wage mematok satu kilogram bawang merah Rp 18 ribu per kilogram. “Yang naik hanya bawang putih,” ujar Sriatun, 42, salah satu penjual.


Perempuan berkaus abu-abu itu menjelaskan, selama seminggu terakhir harga bawang putih terus naik. Setiap hari naik rata-rata Rp 2.000. Ditanya tentang penyebab kenaikan harga bawang putih, perempuan asal Desa/Kecamatan Loceret ini menyebut kenaikan harga di akhir tahun ini rutin terjadi.


Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, harga bawang putih selalu naik jelang Idul Fitri, Natal, dan tahun baru. Diduga, hal tersebut terjadi karena permintaan cenderung naik pada momen hari besar tersebut. “Harga dari importirnya memang sudah naik,” lanjutnya.


Sedangkan untuk bawang merah, menurut Sriatun harga tersebut juga sudah relatif tinggi. Meski demikian, tidak sebesar bawang putih. Seperti sebelumnya, Sriatun menjelaskan, bawang merah yang beredar di pasaran saat ini bukanlah produk Nganjuk. Melainkan panenan luar Kota Angin.


Terpisah, Ahmad Trianggono, 33, petani bawang merah menjelaskan, mayoritas petani di Nganjuk memang belum bisa memanen bawang merah akhir Desember ini. Setidaknya, butuh waktu sekitar 20 hari lagi untuk masa panen. “Masih usia 35 harian ini,Mas. Panen perkiraan Januari,” tutur Tri.


Belum adanya petani yang panen ini diakui Tri membuat para pedagang kulakan bawang merah dari luar daerah. Umbi asal luar Nganjuk itu memiliki perbedaan yang mencolok. Selain warnanya, ukuran umbi juga berbeda.

Editor : adi nugroho
#ekonomi #kabar nganjuk #radar nganjuk