KOTA, JP Radar Kediri-Pemkot Kediri sudah mengirim usulan ratusan formasi pegawai yang dibutuhkan 2026 ini. Namun, untuk kepastian jumlah formasi yang disetujui Pusat, pemerintah daerah memilih menunggu pemberitahuan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri Bambang Priambodo melalui Kepala Bidang Mutasi, Formasi, dan Informasi Kepegawaian Merza Toma Wardhana mengatakan, pihaknya sudah mengirim usulan formasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).
Namun, surat balasan terkait usulan tersebut hingga pertengahan September ini belum diterima.
“Kemarin kami sudah bersurat ke Kemenpan untuk (usulan) 2026, cuma surat balasannya belum turun ke kami. Oleh sebab itu kami belum dapat menindaklanjuti,” ujarnya.
Baca Juga: Cek SSCASN untuk Lihat Informasi Resmi Pendaftaran CPNS 2027, Ini Penjelasan Pemerintah
Merza mengatakan, sebelumnya Pemkot Kediri sudah mengusulkan sekitar 150 formasi CPNS. Usulan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan pegawai di lingkungan pemkot. Salah satu formasi yang menjadi perhatian adalah guru mata pelajaran (mapel), khususnya jenjang SMP.
“Sudah mengusulkan, cuma belum ada jawaban,” sambungnya.
Selain guru mapel, usulan formasi juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah bidang lainnya. Di antaranya seperti teknis dan tenaga kesehatan (nakes). Namun, kepastian mengenai rincian dan jumlah formasi yang nantinya dibuka masih bergantung pada keputusan Pemerintah Pusat.
Karena itu, pemkot juga belum bisa memastikan kapan rekrutmen CPNS tersebut dapat dilaksanakan. Pihaknya akan menindaklanjuti usulan tersebut setelah petunjuk dari Pusat turun.
“Kami juga belum bisa memastikan (jumlah formasi). Ketika petunjuk dari Pusat turun, ya akan kami lakukan. Kalau tidak ada, mungkin di 2027 akan diusulkan kembali,” beber Merza.
Baca Juga: Langgar Disiplin, Enam PPPK Paruh Waktu Kota Kediri Tak Dikontrak Lagi!
Sebelumnya, Pemkot Kediri menyebut usulan formasi CPNS tersebut menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pegawai. Khususnya di sektor yang mengalami kekurangan tenaga. Kebutuhan paling banyak termasuk guru mapel di tingkat SMP karena banyaknya pegawai yang sudah memasuki masa pensiun.
Usulan sebanyak 150 formasi CPNS ke Kemenpan, sudah disesuaikan dengan kebutuhan yang dinilai mendesak. Mereka juga mempertimbangkan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun.
Di sisi lain, usulan rekrutmen CPNS tersebut juga berkaitan dengan keberlanjutan tenaga PPPK paruh waktu di lingkungan Pemkot Kediri.
Jika nantinya formasi CPNS disetujui dan dibuka, juga bisa jadi peluang untuk PPPK paruh waktu yang memenuhi syarat. Namun, pelaksanaan dan ketentuan seleksi tetap menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. (ais/ut)
Sumber : Radar Kediri