Ajakan Beternak Sapi melalui Parade Cikar, Ada Pembagian Ribuan Telur dan Sayur Mayur

Emilia Susanti • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:25 WIB
BERGEROMBOL: Warga yang menonton Parade Cikar berusaha mendapatkan aneka sayur yang dibagikan oleh salah seorang parade yang berlangsung di SLG Kediri. (FOTO: Emilia/JPRK)
BERGEROMBOL: Warga yang menonton Parade Cikar berusaha mendapatkan aneka sayur yang dibagikan oleh salah seorang parade yang berlangsung di SLG Kediri. (FOTO: Emilia/JPRK)

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Parade cikar di Kabupaten Kediri telah menjadi hiburan tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Pada Sabtu (22/8), ratusan warga antusias menyaksikan transportasi ‘jadul’ itu di sepanjang jalan dari Taman Totok Kerot hingga Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.

Cikar yang dipertontonkan sang empunya itu tampil dengan riasan yang unik. Ada yang dihiasi gunungan hasil bumi, kerajinan janur, serta bendera plastik merah putih. Lalu, sapi yang menarik gerobak pun tak mau kalah. Sebagian hewan ternak tersebut ikut berdandan dengan memakai seperti kaus kaki dan selimut di punggungnya.

“Parade cikar ini adalah tahun kelima. Alhamdulillah lancar, ada 43 peserta hari ini,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri Mohamad Solikin.

Solikin mengatakan, parade cikar ini tak sekadar agenda untuk nguri-nguri transportasi tradisional Indonesia. Lebih dari itu, dia ingin masyarakat terutama generasi muda semakin sadar bahwa beternak sapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar. Bahkan menjadi usaha yang menjanjikan kedepannya.

“Hari ini terus terang kita kekurangan daging, susu, dan itu adalah potensi yang luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengaku telah menyelipkan edukasi untuk mengkonsumsi produk peternakan.

Misalnya dengan mengkonsumsi telur rebus, olahan daging, susu, dan lainnya. Selain itu, pihaknya juga membagikan ribuan telur untuk masyarakat umum yang menyaksikan parade.

“Kami membagi telur gratis, kurang lebih ada dua ribu butir,” jelasnya.

Dalam parade ini, dia mengatakan bahwa peserta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Yaitu dari 40 peserta menjadi 43 peserta. Yang mana, peserta tersebut datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri. Jumlahnya ada sekitar sepuluh kecamatan. Namun, mayoritas berasal dari Kecamatan Wates dan Ngadiluwih.

Lebih lanjut, Tutik menyebut bahwa semua sapi yang turun untuk mengikuti parade telah melalui tahap pemeriksaan kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada penyakit yang ditularkan oleh sapi. Sebaliknya, pemeriksaan tersebut juga penting untuk kesehatan sapi itu sendiri.

“Seluruh petugas hewan kami cek ke lokasi masing-masing. Awal ada 46 (peserta), namun yang tiga tidak memenuhi syarat untuk ikut,” jelas Tutik.

Wanita berhijab itu menambahkan, sapi yang diikutsertakan dalam parade cikar ini merupakan sapi jenis brahman dan PO (Peranakan Ongole). Lalu, rata-rata berat sapinya antara 700 – 900 kilogram.

“Ini merupakan sapi-sapi yang sudah terlatih, jadi tidak untuk yang penggemukan, tidak yang untuk dipotong, seperti itu. Alhamdulillah sampai finish tidak ada laporan terkait sapi yang sakit atau ambruk,” terangnya.

Terakhir, Tutik menyampaikan banyak apresiasi terhadap para peternak sapi yang bertahan sampai saat ini. Dia pun mengajak para generasi muda untuk tetap melestarikan warisan budaya yang ada. Termasuk cikar yang merupakan transportasi tradisional yang digunakan masyarakat terdahulu.

“Mari terus sama-sama diuri-uri biar generasi yang sekarang tau akan kebudayaan yang lampau,” tandasnya.

Untuk diketahui, parade cikar dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Para peserta tersebut memulai parade dari Taman Totok Kerot dengan garis finish di SLG Kediri. Sepanjang jalur parade, banyak masyarakat yang antusias menyaksikan di pinggir jalan.

Suasananya semakin ramai saat beberapa peserta membagikan sayur-mayur. Sementara, beberapa masyarakat lain juga tampak antusias membagikan momen parade cikar melalui gawainya masing-masing. (em/fud) 

 

 

 
Editor : Mahfud
parade cikar parade cikar kediri parade cikar kabupaten kediri pemkab kediri dkpp kediri