Siap Hibahkan 5,5 Hektare untuk Hotel Haji, Bupati Kediri Dhito Cek Aset yang Akan Diberikan ke Kemenhaj

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 09:30 WIB
CEK LEGALITAS: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (baju batik) dan Direktur PT SDhI Maksin Arisandi (kemeja putih) dan sejumlah pejabat mengecek kondisi lahan seluas 5,5 hektare yang akan dihibahkan ke Kemenhaj untuk dibangun hotel haji. (Foto Ardhian Ahmadi)

 
CEK LEGALITAS: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (baju batik) dan Direktur PT SDhI Maksin Arisandi (kemeja putih) dan sejumlah pejabat mengecek kondisi lahan seluas 5,5 hektare yang akan dihibahkan ke Kemenhaj untuk dibangun hotel haji. (Foto Ardhian Ahmadi)  

JP Radar Kediri–Pemerintah Kabupaten Kediri terus mematangkan persiapan operasional embarkasi haji 2027 nanti.

Selasa (21/7) kemarin, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan seluas 5,5 hektare lahan yang akan dibangun hotel haji.

Aset milik Pemkab Kediri di dekat Bandara Dhoho itu siap dihibahkan ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Bupati yang akrab disapa Dhito itu mengatakan, hotel haji di lahan seluas 55 ribu meter persegi itu akan jadi bagian dari ekosistem embarkasi.

“Kalau nanti disetujui oleh Kementerian Haji akan dijadikan hotel haji, bukan asrama (haji)," kata Dhito.

Sebelum mewujudkan hotel haji, diakui suami Eriani Annisa itu jika masih ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

Baca Juga: Simulasi Embarkasi Dhoho Berkiblat ke Jogja: Bikin Gambaran Keberangkatan Jemaah ke Bandara, Tunggu Penjadwalan dari Kanwil Kemenh

Di antaranya, pelebaran akses jalan menuju lokasi, penyediaan penerangan jalan umum (PJU), hingga menyiapkan konsep pemanfaatan hotel di luar musim haji.

Hotel haji, ungkap Dhito, tidak boleh hanya dimanfaatkan saat musim saja.

Karenanya, pemerintah daerah sedang menyiapkan konsep agar bangunan tetap produktif sepanjang tahun.

Artinya, di luar musim haji hotel tersebut juga tetap bisa beroperasi.

"Harus dipikirkan pasca-maupun di luar musim haji. Supaya tidak hanya sekadar bangunan yang berdiri melayani musim haji. Begitu musim haji selesai, tetap harus bermanfaat. Itu yang sedang kami pikirkan," terang pria yang kemarin bersama Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDhI) Maksin Arisandi itu.

Bapak dua anak ini menegaskan, dari sisi operasional penerbangan, Bandara Dhoho sebenarnya telah memenuhi syarat untuk melayani penerbangan langsung menuju Arab Saudi mulai 2027.

Namun, Pemerintah Pusat juga merencanakan konsep pengembangan hotel haji sebagai fasilitas pendukung embarkasi.

Baca Juga: Tol Bandara Dhoho Kediri Bisa Difungsikan Desember, Dukung Operasional Embarkasi Haji Tahun 2027

"Kalau syarat bisa langsung ke Arab Saudi sebenarnya 2026 atau 2027 sudah bisa. Cuma dari Kementerian Haji yang saya lihat punya keinginan membuat hotel haji pertama di Indonesia," paparnya.

Sementara itu, Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sukadi menambahkan, peninjauan kemarin dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan legalitas lahan.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri ditargetkan bisa menyelesaikan penyertifikatan lahan sebelum 17 Agustus.

"Sertifikatnya ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus sebagai dasar hibah tanah ke Kementerian Haji," jelasnya.

Selain legalitas tanah, pemkab juga mulai menyiapkan infrastruktur menuju lokasi hotel haji.

Jalan sepanjang sekitar 2,6 kilometer di sana akan diperlebar. Selebihnya, ada juga pemasangan penerangan jalan umum agar memenuhi standar akses embarkasi.

Baca Juga: Siapkan Embarkasi Dhoho Kediri, Pemkab dan Kanwil Kemenhaj Akan Studi Tiru ke Kulonprogo untuk Petakan Alur Layanan Haji

"Kepala Dinas PU diminta melebarkan jalan. Kemudian PJU juga segera disiapkan. Mana yang menjadi kewajiban pemerintah daerah akan kita selesaikan," bebernya.

Setelah seluruh persyaratan tersebut dipenuhi, Pemkab Kediri berencana mengundang Kementerian Haji untuk melaksanakan proses hibah lahan.

 Sukadi memperkirakan agenda tersebut bisa digelar akhir Agustus nanti.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi menyebut, peninjauan kemarin merupakan bagian dari percepatan persiapan pembangunan hotel haji sebagai fasilitas pendukung Embarkasi Dhoho.

Selain memastikan kesiapan lahan, Kholiq juga membenarkan tentang pembangunan sejumlah sarpras pendukung di sana. "Pelebaran akses jalan ke lokasi dan skenario pemanfaatan gedung setelah pelaksanaan haji agar tetap hidup dan berjalan juga menjadi perhatian bersama," tandasnya. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
hotel haji bandara dhoho Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana embarkasi haji