KEDIRI, JP Radar Kediri– Pengguna jalan yang biasa melintas di Jl Panglima Sudirman (Pangsud) agaknya harus waspada. Sebab, beberapa penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan tersebut mulai dicopoti sejak beberapa hari terakhir. Pencahayaan di ruas jalan utama Kota Kediri itupun lebih remang-remang dibanding biasanya.
Kabar itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri Arief Cholisudin. Pelepasan PJU itu menyusul pelaksanaan proyek drainase yang akan berlangsung di sebagian ruas jalan tersebut.
“Pelepasan akan dilakukan mulai dari Simpang Empat Sumurbor sampai dengan Simpang Tiga Jalan Sultan Agung. Mengingat itu arus listrik di jalur tersebut satu rangkaian,” ujar Cholis.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Proyek Drainase Jalan Panglima Sudirman Masih Dibahas
Meski demikian, pihaknya sudah mengantisipasi dampak pencopotan PJU tersebut. Dinas PUPR maupun kontraktor tetap diminta menyediakan penerangan darurat. Seperti yang diterapkan di sepanjang Jalan Mayor Bismo yang terdampak pembangunan jalan tol.
Ditanya terkait jumlah PJU yang dilepas, menurutnya ada puluhan unit. Mengingat jarak pemasangan PJU ada setiap 30 meter. “Pelepasan sudah mulai kami lakukan sejak Sabtu (4/7) kemarin. Nanti akan dilakukan secara bertahap,” imbuhnya. Dia menyebut jika pelepasan PJU akan berlangsung hingga 1 Desember mendatang.
Cholis menambahkan, pelepasan PJU itu dilakukan karena pedestrian yang dibongkar selama proyek berjalan. Pihaknya pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di sana. Khususnya saat malam hari.
Baca Juga: Pemkot Utamakan Rehab Drainase Panglima Sudirman Kota Kediri, Perbaikan Aspal Jalan Menyusul
“Pengendara juga harus mengurangi kecepatan kendaraan serta tetap mengutamakan keselamatan selama melintasi kawasan proyek,” tandasnya.
Seperti yang diberitakan, Pemkot Kediri akan melakukan perbaikan drainase di Jalan Panglima Sudirman. Itu karena dimensi saluran yang ada saat ini dinilai sudah tidak mampu menampung debit air secara optimal.
Saluran yang sebelumnya berukuran 80 x 80 sentimeter akan diperbesar menjadi 150 x 180 sentimeter. Dengan kapasitas yang lebih besar, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar. Sehingga tidak lagi menimbulkan genangan ketika hujan deras.
Baca Juga: Atasi Banjir, Pemkot Kediri Bangun Crossing Drainase di Jalan Pattimura dan Joyoboyo
Selain memperbesar dimensi saluran, pekerjaan juga akan mencakup pembangunan crossing atau saluran melintang yang berfungsi menghubungkan jaringan drainase di kedua sisi jalan. Melalui rehabilitasi drainase itu, diharapkan saluran air bisa lancar serta mencegah penumpukan di satu titik tertentu.
Editor : Andhika Attar Anindita