Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tata Ulang PKL CFD Jl Dhoho yang Semrawut, Pemkot Siapkan Tiga Zona Ini!

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 24 Juni 2026 | 10:14 WIB
Potret jalan Dhoho Kota Kediri.
Potret jalan Dhoho Kota Kediri.

 
KEDIRI, 
JP Radar Kediri– Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri akan menata ulang kawasan car free day (CFD) Jalan Dhoho. Keberadaan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang rutin berjualan setiap hari minggu di sana dinilai semrawutatau tidak tertib. Karenanya, penataan ulang dilakukan untuk memastikan gerakpejalan kaki dan pelaku usaha tidak terganggu.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota KediriM. Ridwan mengatakan, berdasar pengamatan tim, PKL yang berjualan di area CFD kini menjadi kurang tertib. “Makanya kami pandang perlu untuk menertibkan pedagang yang berjualan di area CFD,” kata pria yang akrabdisapa Ridwan itu.

Penataan pedagang, lanjut Ridwan, nantinya akan dibagi menjadi tiga zona. Pertama, zona A yang ada di lokasi paling utara. Area tersebut akan jaditempat untuk kegiatan olahraga dan seni.

Baca Juga: Fomo atau Bukan? Pasar Dadakan ala CFD Menjamur di Pelosok Kediri, Ada JLS yang Beromzet Rp 45 Juta Setiap Minggu Pagi

Kemudian, zona B di simpang empat Aries Motor sampai dengan simpang empat Soto Podjok. Zona ini akan dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri. Isinya para pedagangUMKM di bawah binaan mereka. Kalau zona C itu untuk PKL. Ini yang kami kelola (Disperdagin, Red),” lanjut Ridwan.

Untuk diketahui, total ada sekitar 200 PKL yang berjualan di area CFD setiap hari Minggu. Jumlah tersebut dimungkinkan masih bertambah karenadisperdagin sedang melakukan pendataan ulang.

Apakah disperdagin akan mengurangi pedagang yang berjualan di sana? Ridwan menyebut belum ada rencana untuk hal tersebut. Melainkan hanya akan mengatur dan memaksimalkan PKL yang sudah ada.

Baca Juga: Meriah Tanpa Sound Horeg, Begini Suasana Lomba Agustusan di Area CFD Jalan Dhoho Kota Kediri   

Selain membagi pedagang ke dalam tiga zona, menurut Ridwan pemkotjuga akan membuat aturan baru. Hal tersebut terkait dengan ukuran tempatberjualan atau lapak.

Masing-masing pedagang hanya boleh menggelar dagangan di lapakdengan bagian depan selebar 1,7 meter dan ke belakang dua meter. “Ini (ukuranlapak) untuk semua PKL. Tidak boleh ada yang lebih,” terangnya.

Pengaturan itu menurut Ridwan dilakukan agar tidak ada pedagang yang mengambil area terlalu luas. Sehingga hak pedagang lainnya berkurang. “Pengaturan ini juga untuk menciptakan suasana yang lebih rapi dan nyamanbagi pengunjung CFD,” paparnya.

Baca Juga: Rayakan Hari Buku di CFD, Mbak Wali Gaungkan Literasi Anak Mencegah Brain Rot

Penataan PKL di area CFD menurut Ridwan akan diberlakukan mulaiminggu depan (5/7). Selama satu hingga dua bulan ke depan petugas akanmengintensifkan sosialisasi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, pemkot juga akanmemasang tempat sampah insidentil di beberapa titik. Pengunjung maupun pedagang diimbau untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.(*)

Editor : Mahfud
#penataan ulang pedagang #bagi menjadi tiga zona #Lebih tertata dan rapi #pemkot kediri #car free day