JP Radar Kediri - Minat siswa Kota Kediri untuk naik bus cukup tinggi. Itu dibuktikan dengan kursi bus yang selalu penuh. Baik pada momen berangkat maupun pulang sekolah. Tingginya minat ini membuat dinas perhubungan (Dishub) Kota Kediri berencana menambah armada.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin. Dia menyebut jika okupansi bus Satria sudah cukup tinggi. “Okupansinya (bus Satria, Red) sudah melebihi. Jadi upaya kami pun cukup lah dalam arti,” ujar pria yang akrab disapa Cholis itu.
Ya, Cholis menyebut jika tingginya jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan telah berhasil. Banyak siswa yang lebih memilih transportasi umum dibandingkan membawa kendaraan pribadi.
Baca Juga: Kota Kediri Siap Jadi Rute Trans Jatim, Angkot atau Bus Satria Bisa Jadi Feeder
Menurutnya, keberadaan bus Satria ini sangat membantu mengurangi pengeluaran. Sehingga beban ekonomi orang tua bisa lebih sedikit. Karena yang biasanya harus mengeluarkan ongkos lebih banyak untuk mengantar kini cukup diantarkan di lokasi penghentian bus terdekat dari rumah.
“Ini juga membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Sebagaimana tujuan utama kami memang mengurangi penggunaan kendaraan di sekolah,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, ada dua jenis transportasi umum yang disediakan untuk siswa sekolah. Yaitu 5 bus Satria yang bisa digunakan untuk masyarakat umum. Serta 2 bus Mapan Ceria yang dikhususkan mengantar jemput siswa penyandang disabilitas.
Baca Juga: Naik Bus Satria, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Tinjau Natal di 4 Gereja di Kota
Terkait jam operasional, Cholis menyebut jika dibagi menjadi dua sesi. Yaitu sesi pagi pukul 07.30 sampai dengan 10.05. Sedangkan untuk sore hari pukul 17.00 sampai dengan 19.41.
“Biasanya kalau pagi untuk anak sekolah. Nanti agak siang setengah 8 itu masyarakat umum,” beber Cholis.
Ditanya terkait rute, pria murah senyum itu menyebut jika keliling wilayah Kota Kediri. Dari rute barat dimulai dari Terminal Tamanan, Sekartaji, Jalan Dhoho, Burengan, dan kembali ke lokasi awal. Sementara untuk rute timur, dimulai dari Terminal Tempurejo, Jalan Dhoho, dan kembali lagi ke arah Terminal Tempurejo.
Baca Juga: Segini Anggaran yang Digelontorkan Pemkot Kota Kediri untuk Operasional Bus Satria
“Kalau rencana sih ada, cuma ini kan anggaran kami yang belum ada. Ini kami juga berupaya untuk mengusulkan ke kementerian perhubungan. Siapa tahu nanti ada bantuan, ada hibah seperti itu, nanti kita bisa dapat,” terang Cholis saat ditanya ada rencana penambahan armada bus Satria.
Editor : Mahfud