KEDIRI, JP Radar Kediri - Selain pengerjaan kompleks gedung Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Kediri yang terus dikebut oleh rekanan, Pemkab Kediri juga mempercepat penyelesaian fasilitas penunjangnya.
Di antaranya akses jalan menuju ke SR yang ditargetkan rampung Juli nanti.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, saat ini penggarapan akses jalan masih menunggu pengiriman material mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) terakhir dari kontraktor pembangunan SR.
Setelah seluruh logistik proyek keluar dari lokasi, pekerjaan jalan akan langsung dimulai.
“Untuk pekerjaan jalan tinggal pelaksanaan. Hasil koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan dimulai setelah pengiriman material MEP terakhir dari kontraktor SR,” ujarnya.
Rencananya pemkab akan membangun jalan sepanjang 2,1 kilometer. Jalur tersebut menghubungkan jalan raya menuju kawasan SR di area perkebunan tebu milik PTPN.
Untuk membangun akses tersebut, pemkab menyiapkan anggaran Rp 4 miliar.
Baca Juga: Fisik SR di Kediri Baru 87 Persen! Kejar Deadline, Tambah Pekerja dan Penggarapan 24 Jam
Irwan menegaskan, saat ini pihaknya sudah melakukan persiapan. Di antaranya dengan mendatangkan ekskavator dan vibro roller.
Selanjutnya juga dilakukan pembersihan area dan pembentukan elevasi tanah dasar.
Adapun pada 22 Juni sampai 12 Juli nanti akan mulai dilakukan pekerjaan fisik.
Mulai pengiriman material lapis fondasi agregat, penghamparan menggunakan grader, serta pemadatan jalan. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pengaspalan.
Pria yang juga kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman itu menyebut, pengerjaan jalan baru bisa dimulai setelah jalur benar-benar steril dari aktivitas proyek pembangunan SR.
Adapun hingga kemarin, kontraktor masih masih berada di lokasi. Sehingga perlu dilakukan pengaturan jadwal keluar masuk area proyek.
Selain akses jalan, menurut Irwan pihaknya juga memastikan jaringan listrik dan air bersih untuk operasional SR sudah siap digunakan. Sehingga, setelah gedung selesai, SR bisa beroperasi.
Editor : Andhika Attar Anindita