Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Fisik SR di Kediri Baru 87 Persen! Kejar Deadline, Tambah Pekerja dan Penggarapan 24 Jam

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 17 Juni 2026 | 05:57 WIB
Layout bangunan Sekolah Rakyar di Plosokidul, Plosoklaten, Kabupaten Kediri saat sudah 87%.
Layout bangunan Sekolah Rakyat di Plosokidul, Plosoklaten, Kabupaten Kediri saat sudah 87%.

KEDIRI, JP Radar Kediri–Pemerintah Pusat memberi deadline pengerjaan Sekolah Rakyat (SR) harus selesai 20 Juni.

Namun, beberapa hari jelang tenggat tersebut, proyek fisik SR Kabupaten Kediri di Desa Plosokidul, Plosoklaten baru mencapai 87 persen.

Site Operational Manager (SOM) Nindya Karya–SSPS KSO Marantika Sugiarto mengatakan, hingga Senin (15/6) lalu, progres fisik SR masih di angka 87,19 persen.

Menyisakan kekurangan sekitar 13 persen. Demi mengejar tenggat 20 Juni, menurut pria yang akrab disapa Rama itu pihaknya tidak hanya mengejar penyelesaian fisik saja.

Melainkan juga menyiapkan sistem penunjang agar sekolah dapat segera difungsikan.

“Yang pasti dari sisa hari yang ada ini kami maksimalkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai. Baik secara fisik maupun sistem,” ujarnya.

Untuk melakukan percepatan proyek fisik, Rama menyebut pihaknya menambah jumlah tenaga kerja, alat kerja hingga memaksimalkan jam kerja di lapangan.

Baca Juga: Juknis Pengisian Guru Sekolah Rakyat Belum Ada, SR Kabupaten Kediri Optimis Rampung Sesuai Target

Pekerjaan instalasi kelistrikan dan sistem pendukung lainnya juga menjadi fokus utama dalam beberapa hari terakhir.

Jika semula hanya ada ratusan pekerja, menurut Rama minggu ini ada 1.034 hingga 1.044 pekerja yang terlibat.

Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena kontraktor kembali mendatangkan pekerja lagi dalam beberapa hari ke depan.

“Besok (16/6) ada tambahan tenaga kerja lagi. Kalau prediksi kami nanti di akhir bisa mencapai sekitar 1.100 orang,” terang Rama.

Selain menambah pekerja, jam operasional proyek juga diperpanjang. Pengerjaan fisik dilakukan nyaris tanpa henti dengan sistem sif. Yakni selama 24 jam.

“Nyaris 24 jam. Memang ada waktu istirahat, tapi pekerjaan terus bergulir dengan sistem pergantian tenaga kerja,” jelasnya.

Rama mengakui, waktu yang tersisa relatif singkat dibanding jumlah pekerjaan yang masih harus diselesaikan.

Baca Juga: 86 Ribu Anak Layak Masuk Sekolah Rakyat: Dapat Kuota 270 Siswa, Pemkab Kediri Lakukan Penjangkauan dengan Home visit untuk Cek Kondisi Rumah dan Keluarga

Namun, pihaknya tetap berupaya maksimal agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Kami masih optimistis. Yang pasti kami usahakan semaksimal mungkin agar semua pekerjaan yang harus selesai dalam lima hari ini bisa dituntaskan,” tuturnya.

Rama menegaskan, meski realisasi fisik baru mencapai 87 persen, menurut Rama ada sejumlah bangunan di kompleks SR yang sudah memasuki tahap akhir.

Sebagian juga sudah bisa difungsikan. Salah satunya, asrama siswa dan alat kelengkapan di dalamnya.

Masjid juga sudah bisa digunakan untuk aktivitas keagamaan.

Baik untuk salat Idul Adha hingga salat Jumat. Adapun untuk gedung sekolah, menurut Rama masih dalam tahap penyelesaian akhir.

Pekerjaan utama konstruksi telah rampung dan hanya menyisakan finishing.

Baca Juga: Rekanan Kebut Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Kediri, Progres Fisik Baru Capai 12 Persen

Meski sejumlah gedung di sana harus selesai dalam empat hari ke depan, Rama masih yakin bisa menuntaskan sesuai tenggat.

“Kami optimis bisa selesai. Dan memang harus rampung sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan,” tegasnya. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #Sekolah Rakyat #kecamatan plosoklaten #pt nindya karya