Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Alokasi Program Merata Terbanyak Rp 600 Juta, Ini Pesan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 3 Juni 2026 | 05:38 WIB
BIMBINGAN TEKNIS : Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalami anggota Pokmas di Ruang Joyoboyo, Pemkot Kediri. (Hilda Nurmala Risani/JPRK)
BIMBINGAN TEKNIS : Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalami anggota Pokmas di Ruang Joyoboyo, Pemkot Kediri. (Hilda Nurmala Risani/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri-Realisasi Progam Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan atau Program Merata sudah di depan mata. Dari puluhan kelurahan di Kota Kediri, alokasi terbanyak mencapai Rp 600 juta. Kemarin, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan terkait realisasi program, dalam bimbingan teknis (bimtek) yang dihadiri oleh kelompok masyarakat (pokmas) di Ruang Joyoboyo Pemkot Kediri.

          Ditemui Jawa Pos Radar Kediri usai memberikan arahan, Wali Kota Vinanda Prameswati mengatakan, tiap kelurahan maksimal bisa mendapat anggaran Rp 1 miliar. Namun, alokasi riil yang didapat disesuaikan dengan kebutuhan atau program yang diusulkan.

“Nantinya (jumlah anggaran) akan disesuaikan. Lagi-lagi kami akan menyesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing kelurahan. Kalau di perwalinya kan kita juga sudah melihat maksimalnya Rp 1 miliar,” ujar Vinanda. 

Baca Juga: Siapkan Rp 230 Miliar untuk Program Merata, Tiap Kelurahan di Kota Kediri Dapatkan Rp 5 M untuk Digunakan Sesuai Kebutuhan

          Alokasi anggaran di tiap kelurahan, lanjut Vinanda, menyesuaikan kebutuhan dan potensi di masing-masing kelurahan. Sebab, selain luas wilayah, jumlah penduduk di tiap kelurahan berbeda. Demikian pula permasalahan dan rencana kerja yang tidak sama.

          Program Merata, tutur Vinanda, fokus untuk menyelesaikan problem masyarakat di tiap kelurahan. Terutama terkait sarana dan prasarana (sarpras). “Kemudian juga kesehatan atau nanti yang sesuai dengan kebutuhan prioritas di masing-masing kelurahan,” lanjutnya.

          Wali kota termuda itu mencontohkan, di satu kelurahan ada yang selama ini langganan terkena banjir di musim hujan. Dengan masalah tersebut, Program Merata fokus untuk menyelesaikannya. Mulai dengan memperbaiki saluran dan beberapa kendala yang terkait.

Baca Juga: Ganjar Dorong Fasilitas Kesehatan yang Merata, Berencana Wujudkan Program Satu Desa Satu Puskesmas

          Program Merata, tutur Vinanda, juga digagas untuk mendorong partisipasi dari masyarakat. Dengan demikian mereka akan aktif berkontribusi dan tumbuh rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.

          Dalam jangka panjang, masyarakat diharapkan bisa ikut menjaga hasil pembangunan di Kota Kediri. “Kami ingin nanti masyarakat juga berpartisipasi. Artinya mereka punya kendala, mereka juga nanti yang akan memberikan solusi terhadap lingkungan sekitarnya,” jelasnya berharap program bisa tepat guna, tepat mutu, tepat administrasinya, dan tidak cacat prosedur.

          Untuk diketahui, total anggaran Program Merata yang digelontor tahun ini mencapai Rp 37,5 miliar. Dana didistribusikan untuk total 46 kelurahan di Kota Kediri. Kabag Pemerintahan Widiantoro menyebut, anggaran untuk tiap kelurahan menyesuaikan kondisi masing-masing.

Baca Juga: Waswas Proyek Infrastruktur Terganggu, Dampak Penundaan Prodamas Kota Kediri 

“Semakin luas wilayahnya, semakin banyak masyarakatnya, itu dia akan mendapatkan dana kelurahan yang banyak,” ungkap pria yang akrab disapa Wid itu.

          Dari puluhan kelurahan di Kota Kediri, menurut Wid alokasi terbanyak sebesar Rp 600 juta. Sedangkan yang paling kecil Rp 400 juta. “Yang paling sedikit itu karena luas wilayahnya kecil dan jumlah penduduknya juga tidak banyak,” tuturnya sembari menyebut alokasi juga tergantung usulan program kelurahan.

          Sementara itu, Erwin Baharudin, bendahara Pokmas Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren menyebut alokasi anggaran disesuaikan dengan kebutuhan di tiap kelurahan. Jika sebelumnya dibagi rata Rp 100 juta per RT, kini menyesuaikan kebutuhannya. “Anggaran yang kami ajukan tahun ini sekitar Rp 240 juta,” jelas Erwin.

Baca Juga: Ketika Pokmas-pokmas Kelimpungan karena Penghentian Mendadak Prodamas di Kota Kediri

          Meski usulan anggaran yang diajukan tahun ini turun dibanding sebelumnya, menurut Erwin hal tersebut tidak menjadi masalah. Sebab, dana untuk program yang diusulkan memang tidak besar.  “Kebetulan kalau di tempat kami (Kelurahan Betet, Red) masing-masing RT membutuhkan paving jalan,” paparnya sembari menyebut kelurahan akan mendistribusikan uang masing-masing Rp 10 juta untuk tiap RT. (la/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#program merata #pembangunan #Vinanda Prameswati #kelurahan #kota kediri