Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dikunjungi Bupati Dhito, Mbah Minem Semringah, Ajak Forkopimda Serahkan Bantuan kepada Lansia Ngadiluwih Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 22 Mei 2026 | 07:00 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berbincang hangat dengan Minem, lansia asal Branggahan. (Foto Wahyu Adji)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat berbincang hangat dengan Minem, lansia asal Branggahan. (Foto Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri–Beban berat Mbah Minem, 66, warga Desa Branggahan, Ngadiluwih yang masih harus berjuang merawat keluarga sakit, sampai ke telinga Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Kemarin, Dhito bersama pejabat Forkopimda Kabupaten Kediri datang ke rumahnya untuk menyerahkan bantuan.

Naik sepeda motor bersama pejabat forkopimda, Dhito dan rombongan yang sebelumnya berkunjung ke Kelud itu langsung mendatangi lansia yang jadi penopang ekonomi keluarga tersebut.

Bersama Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, dan Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mereka ngobrol gayeng dengan Minem.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Bantuan Alsintan Tetap Jalan: Bertemu Petani di Ngadiluwih, Bupati Dhito Diwaduli Soal Hama

Tinggal di rumah yang sangat sederhana, sehari-hari Minem harus merawat Kasmirah, 50, adiknya yang menderita keterbelakangan mental.

Tak hanya itu, dia juga harus merawat anak perempuannya yang sakit, serta cucunya yang masih duduk di bangku SMP.

Sebagai penopang ekonomi keluarga, Minem bergantung pada hasil berjualan bunga tabur.

Setiap hari pendapatannya hanya sekitar Rp 15-20 ribu. “Kami mengunjungi Mbah Minem setelah mendengar ada kebutuhan mendesak keluarganya,” kata Dhito ditemui di lokasi kemarin.

Salah satunya adalah pompa air untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Selama ini Minem masih menggunakan pompa manual yang berat.

Selain menyerahkan bantuan pompa air, Dhito dan rombongan kemarin juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar rumah tangga.

Selebihnya, dia sedang menjajaki kemungkinan memberi bantuan modal agar pemasukan Minem bisa lebih stabil.

“Termasuk keluarganya yang masih umur 16 tahun, nanti setelah lulus juga akan kami bantu untuk sekolah,” tutur bapak dua anak itu.

Baca Juga: Bupati Kediri Dhito: Jemaah Muda Harus Bantu yang Sepuh, Kloter Terakhir Kabupaten Berangkat, Kota Rabu Sore

          Untuk memastikan kondisi ekonomi Minem ke depan bisa lebih stabil, Dhito mengaku masih akan mendalami anggota keluarga Minem yang memungkinkan menerima bantuan usaha dan mengembangkan usahanya.

“Nanti diskopusmik yang akan ngecek kebutuhan Mbah Minem. Kalau (bantuan usaha) kami kasih ke Mbahnya, belum tentu mbahnya bisa terus berjualan. Kami cek nanti anak atau cucunya yang bisa diberi bantuan modal,” paparnya.

Mendapat kunjungan dari bupati dan rombongan pejabat Kabupaten Kediri, Minem tidak bisa menutupi rasa gembiranya.

Dia memegang bahu Bupati Dhito selama lebih dari satu menit, seolah masih tak percaya.

“Alhamdulillah, seneng banget kula ditekani niki,” ujarnya.

Meski mendapat banyak bantuan dari Pemkab Kediri, Minem menegaskan jika keinginannya sangat sederhana.

Yakni, agar bisa terus berjualan bunga tabur dan bisa merawat keluarganya. “Pingine panggah bakulan kembang,” lanjutnya. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#pemkab kediri #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana #forkopimda #bansos