JP Radar Kediri - Berbagai program menarik konsisten dihadirkan Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan, dalam setahun terakhir. Salah satunya rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Atau, bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Program bedah rumah ini dianggarkan melalui Dana Desa. Kegiatan ini merupakan inisiatif pemerintah desa (pemdes) untuk memperbaiki hunian keluarga tidak mampu. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan tempat tinggal bagi mereka yang berpenghasilan rendah.
Seperti baru-baru ini, saat Pemdes Puhjarak melaksanakan rehabilitasi rumah milik salah seorang warga di Dusun Dadapan. Sebelum diperbaiki, rumah tersebut kondisinya cukup memprihatinkan.
Baca Juga: Pemdes Karangrejo Ngasem Kelola Peternakan Kambing untuk Ketahanan Pangan
“Kami baru saja menyelesaikan rehab rumah salah satu warga lansia yang memiliki anak disabilitas. Kondisi rumahnya, terutama bagian atap, sudah tidak layak dan sering bocor saat hujan sehingga membahayakan penghuninya,” ungkap Kasi Kesejahteraan Desa Puhjarak, Muharmanto.
Untuk perbaikan atap tersebut, Pemdes mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 juta. Penentuan penerima manfaat program ini dilakukan melalui mekanisme musyawarah desa (musdes) dan dituangkan dalam APBDes.
Muharmanto menerangkan, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swadaya oleh warga sekitar. Yaitu dengan cara warga yang gotong royong membantu, dengan material bangunan yang telah disediakan oleh pemdes. Rata-rata pembangunan berlangsung dalam kurun waktu sekitar 10 hari.
Baca Juga: Tak Hanya Wisata Alam, Pemdes Karangrejo Ngasem Kediri Bangun Sumber Air juga Jadi Sarana Edukasi
“Karena rangka atapnya sudah lapuk, usuknya kami ganti semua. Yang semula menggunakan bambu, kini diganti kayu agar lebih kokoh. Penutup atapnya pun diganti dari asbes menjadi genteng agar lebih aman dan nyaman,” lanjut Muharmanto.
Ternyata, program perbaikan rumah ini bukan pertama kalinya dilakukan. Beberapa tahun lalu, Pemdes Puhjarak juga melakukan rehab total terhadap rumah warga yang rusak karena bencana kebakaran.
“Jika ada warga yang kondisi huniannya sangat darurat dan tidak layak, sebisa mungkin akan dibantu,” pungkasnya. (na/ais)
Editor : Andhika Attar Anindita