JP Radar Kediri - Tidak semua desa secara resmi menetapkan hari jadinya sendiri. Di Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo, setiap 2 April dimaknai sebagai hari jadi desa. Uniknya, penentuan tanggal tersebut diambil berdasarkan informasi sejarah yang ditemukan pada Situs Plosorejo.
Mulai tahun 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Plosorejo menetapkan 2 April sebagai hari jadi desa. Dan rencananya, peringatan hari jadi desa mulai digelar tahun ini. Setelah sebelumnya hanya rutin memperingati bersih desa dan PHBN (Perayaan Hari Besar Nasional).
Kepala Desa Plosorejo, Moh. Arief Siregar, menerangkan, penetapan hari jadi itu bermula dari arkeolog Universitas Gadjah Mada (UGM) yang datang untuk meneliti sebuah situs. Lokasinya di area pemakaman desa setempat.
“Para peneliti mengetahui keberadaan situs tersebut dari jurnal Belanda. Ternyata situs itu sudah tercatat sejak lama. Setelah diteliti dan dialihaksarakan, ditemukan penanggalan 2 April 930 Masehi. Oleh dinas kebudayaan, tanggal tersebut disarankan untuk dijadikan hari jadi desa,” terang Arief.
Menurutnya, situs itu sudah lama diketahui warga desa. Namun, selama ini warga hanya menganggapnya sebagai batu biasa atau punden. Tanpa tahu pasti kapan batu itu ada di sana. Setelah dilakukan penelitian, pemdes membangun pagar besi dan pendopo di area situs untuk menjaga keamanannya.
Baca Juga: Kelompok Tani di Desa Plosorejo Kediri Gelar Syukuran di Tepi Sawah, Wujud Syukur Panen Melimpah
Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa situs itu berasal dari periode Mpu Sindok, di era Kerajaan Mataram Kuno. Penemuan ini menambah daftar prasasti peninggalan Mpu Sindok di wilayah Kediri, menyusul Prasasti Paradah I dan fragmen lain yang saat ini tersimpan di Museum Airlangga.
“Kami sempat ditawari oleh dinas pariwisata untuk membangun lokasi tersebut menjadi objek wisata sejarah. Namun, kami tolak karena khawatir disalahgunakan oleh oknum untuk ritual-ritual yang tidak baik. Jadi, bagi warga yang penasaran, silakan datang untuk sekadar membaca informasinya di sana,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita