Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Jemaah Ramai-Ramai Ambil Koper Haji, Distribusi Kota Capai 80 Persen sedangkan Kabupaten 70 Persen

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 28 April 2026 | 21:28 WIB
CEK KELENGKAPAN: Petugas Kemenhaj menunjukkan kondisi koper dan sarungnya kepada keluarga jemaah yang mengambil koper haji kemarin (28/4). (Foto: Ayu Isma)
CEK KELENGKAPAN: Petugas Kemenhaj menunjukkan kondisi koper dan sarungnya kepada keluarga jemaah yang mengambil koper haji kemarin (28/4). (Foto: Ayu Isma)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri–Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Kediri dan Kota Kediri mulai mendistribusikan koper untuk calon jemaah haji (CJH).

Ribuan jemaah pun ramai-ramai mengambil koper untuk persiapan keberangkatan sejak Senin (27/4) lalu.

Di Kabupaten Kediri, hingga kemarin total ada 1.039 koper haji yang sudah datang.

Sehingga, masih ada kekurangan 176 koper dari total jemaah yang mencapai 1.215 orang.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi melalui Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Kediri Mahfudzia Afindis mengatakan, pengiriman koper dilakukan bertahap sejak Minggu (26/4) lalu.

“Pengiriman masih berlanjut. Hari ini (28/4) ada tambahan 171 koper dijadwalkan tiba di Kabupaten Kediri dalam beberapa jam ke depan,” ungkapnya. 

Baca Juga: Dinkes Kediri Coret 17 CJH yang Tidak Istitaah, Mayoritas karena Mobilitas Rendah dan Derita Penyakit

Meski koper haji terus berdatangan, diakui pria yang akrab disapa Afin itu jika jumlahnya masih kurang.

Sebanyak empat koper yang hingga kemarin belum datang itu juga belum bisa dipastikan kapan datangnya.

Apalagi, menurut Afin ada selisih jumlah jemaah dengan alokasi koper dari Pusat.

Dengan jumlah jemaah 1.215 orang, Kabupaten Kediri hanya mendapat alokasi dari PT Pos sebanyak 1.214 koper.

“Kami masih koordinasi dengan PT Pos. Apakah empat koper yang belum dikirim itu dilaporkan sebagai kekurangan. Kalau dilaporkan kurang, kami harus lapor ke kanwil sebanyak lima. Kalau tidak, berarti hanya kurang satu,” jelasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, selain koper terus berdatangan, jemaah juga mulai mengambil koper di kantor kemenhaj.

Berbeda dengan pengambilan koper saat kepulangan, pengambilan koper awal ini kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). 

“Kami libatkan KBIH supaya tidak terjadi kepadatan dan lebih efisien. Per hari ini sudah 897 koper diambil melalui KBIH,” jelasnya.

Baca Juga: Puluhan CJH Vaksin Polio dan Meningitis, Ini Pelaksanaan Maksimal Yang Wajib Kamu Ketahui!

Adapun jemaah yang berangkat secara mandiri atau tidak melalui KBIH masih belum mengambil koper.

Jumlahnya sebanyak 54 orang. Biasanya mereka baru mengambil koper menjelang waktu keberangkatan.

Terkait jadwal, pengumpulan koper untuk kloter 109 hingga 111 oada 17 Mei atau H-2 keberangkatan. Koper tersebut harus sudah masuk asrama haji pada 18 Mei nanti.

Sedangkan untuk kloter 112, pengumpulan koper dijadwalkan pada 19 Mei dengan keberangkatan sehari setelahnya atau 20 Mei.

“Kami harap distribusi koper bisa selesai tepat waktu agar proses pemberangkatan CJH berjalan lancar,” tandasnya. 

Sementara itu, jemaah di Kota Kediri juga mulai mengambil koper di kantor Kemenhaj Kota Kediri.

Seperti di kabupaten, pengambilan koper jemaah di Kota Kediri juga dimulai Senin (27/4) lalu. Hingga kemarin, distribusi koper jemaah sudah mencapai 80 persen. 

          Kepala Kantor Kemenhaj Kota Kediri Basyarudin mengatakan, ketersediaan koper saat ini sudah cukup bagi kebutuhan seluruh CJH.

Sebanyak 282 paket koper sudah dikirim ke Kota Kediri dan mulai didistribusikan kepada jemaah.

          “Kami menerapkan semua jemaah mengambil di kantor Kemenhaj karena kan masih terjangkau lokasinya. Tapi ada beberapa yang diambilkan oleh KBIH (kelompok bimbingan ibadah haji, Red) seperti KBIH Muhammadiyah kemarin mengambilkan sekitar 40 koper,” ungkap pria yang akrab disapa Basyar itu.

          Hingga kemarin (28/4) pengambilan koper oleh CJH masih terus bergulir. Masing-masing mendapatkan 1 koper bagasi, 1 koper kabin, tas khusus untuk Armuzna, serta tas kecil untuk dokumen penting seperti paspor.

Baca Juga: 54 Persen Jemaah Haji Kota Kediri Punya Risiko Kesehatan, Wali Kota Kediri Vinanda Minta Jemaah Jaga Pola Makan

Basyar menyebut, hingga kemarin progres pengambilan koper itu sudah mencapai 80 persen.

“Kemungkinan hari ini (28/4) sudah habis semua. Mungkin kecuali nanti teman-teman jemaah yang sedang di luar kota. Nanti yang bersangkutan kami tanyakan apakah dipaketkan kopernya atau gimana,” beber Basyar. 

          Nantinya, koper besar bagasi wajib dikumpulkan di Kemenhaj Kota Kediri paling lambat sehari sebelum keberangkatan.

Basyar menegaskan tas Armuzna hanya boleh digunakan ketika pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

          “Dengan penyaluran koper ini, seluruh tahapan persiapan haji sudah selesai. Tinggal nanti pelepasan oleh Mbak Wali (Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati) dan persiapan pemberangkatan dari GOR Jayabaya,” tandas Basyar.

Untuk diketahui, CJH Kota Kediri tahun ini termasuk dalam rombongan terakhir yang diterbangkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi Surabaya.

Dari total 116 kelompok terbang (kloter), Kota Kediri masuk dalam kloter 115. Pemberangkatan kloter akhir itu dijadwalkan pada 21 Mei mendatang.

Dari Kota Kediri, CJH akan mulai diberangkatkan pada 20 Mei nanti dari GOR Jayabaya. 

 

 

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#koper haji #chj #keberangkatan haji #haji #Kemenhaj