Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tak Hanya Wisata Alam, Pemdes Karangrejo Ngasem Kediri Bangun Sumber Air juga Jadi Sarana Edukasi

Diana Yunita Sari • Kamis, 16 April 2026 | 11:03 WIB
Warga menunjukkan hadil kreasi dari limbah di Sumber Dlopo (Diana Yunita)
Warga menunjukkan hadil kreasi dari limbah di Sumber Dlopo (Diana Yunita)

JP Radar Kediri - Di Desa Karangrejo terdapat sebuah sumber air yang masih lestari. Selama ini, pemerintah desa (pemdes) sudah mengelola kawasan itu hingga menjadi ikon wisata desa bernama Sumber Dlopo. Setiap akhir pekan, kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga, terutama anak-anak.  

Sumber Dlopo memiliki beberapa keunggulan yang menjadikan kawasan ini tetap ramai dikunjungi masyarakat. Kondisi airnya yang dangkal, jernih, dan bebas sampah sangat ideal sebagai tempat berlibur keluarga. Anak-anak pun gemar bermain air dan berenang di sana. 

Biasanya, anak-anak kerap bermain air di aliran kecil sumber yang lebih dangkal. Sedangkan kolam utamanya lebih sering digunakan orang dewasa untuk berenang. Awal 2026 lalu, Pemdes Karangrejo mulai menggencarkan inovasi. 

Baca Juga: Pemdes Donganti Kediri Gencarkan Berbagai Inovasi Program Kesehatan

Mereka membangun relief-relief kecil di tepi aliran sumber untuk menambah estetika kawasan. Selain itu, bagian tengah sumber kini dimanfaatkan untuk budidaya ikan emas dengan memasang jaring.

Tak sekadar tempat bermain air, pemdes berencana menyulap Sumber Dlopo menjadi destinasi wisata edukasi. Nantinya, kawasan ini akan menjadi ruang pameran bagi karya-karya kreatif warga yang memanfaatkan limbah.

“Jadi, setiap RT di sini menghasilkan banyak barang kreasi dari limbah, baik organik maupun anorganik. Semuanya nanti akan dipajang di sini,” ungkap Sekretaris Desa Karangrejo, Fajar Lutfi Anwari.

Kreativitas warga Desa Karangrejo dalam mengolah limbah memang sudah rutin berjalan. Di tiap RT, sampah organik dikelola menjadi eco enzyme dan kompos dengan sistem biopori. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik disulap menjadi kerajinan tangan berupa tas anyaman hingga gantungan baju. Bahkan, plastik yang sudah tidak bisa digunakan lagi diolah menjadi paving block.

Baca Juga: Profil Desa Karangrejo, Ngasem, Kabupaten Kediri: Warga Rutin Rawat Sumber Kweden Dorong Jadi Objek Wisata

Meski masih dalam skala rumahan dan belum diproduksi secara massal, langkah ini terbukti efektif mengurangi tumpukan sampah plastik di desa. Sebelumnya, semangat kebersihan warga juga terus dipupuk melalui lomba kebersihan rutin setiap momen kemerdekaan di bulan Agustus.

“Kebetulan saat ini kami juga mewakili Kabupaten Kediri untuk lomba Desa Berseri di tingkat provinsi. Salah satu poin yang kami unggulkan adalah area sumber ini,” pungkas Fajar.

Editor : Andhika Attar Anindita
#sumber dlopo #pemdes kediri #desa karangrejo #kecamatan ngasem #wisata edukasi