KEDIRI, JP Radar Kediri–Sebanyak 17 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Kediri batal berangkat ke Tanah Suci.
Hal tersebut setelah mereka dinyatakan tidak istitaah atau tidak memenuhi syarat kesehatan untuk melaksanakan ibadah haji. Mayoritas terkendala karena mengalami penyakit kronis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr Ahmad Khotib melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Bambang Triyono Putro mengatakan, sejumlah penyakit berat jadi faktor utama ketidaklayakan mereka untuk berhaji.
Di antaranya gagal ginjal, stroke, serta gangguan jantung yang membutuhkan penanganan intensif.
Baca Juga: Puluhan CJH Vaksin Polio dan Meningitis, Ini Pelaksanaan Maksimal Yang Wajib Kamu Ketahui!
Ada pula jemaah yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga dinilai belum mampu menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup berat.
Karenanya, begitu dalam pemeriksaan kesehatan dinyatakan tidak memenuhi syarat, mereka dinyatakan tidak istitaah.
“Yang banyak karena gagal ginjal, stroke, jantung, dan ada yang mobilitasnya terbatas,” ujarnya.
Terkait nasib 17 jemaah tersebut, menurut Bambang keberangkatan mereka akan ditunda hingga kondisi kesehatannya memungkinkan.
Penundaan tersebut umumnya berlaku hingga musim haji berikutnya.
Namun, bagi CJH dengan kondisi penyakit berat yang sulit dipulihkan, kemungkinan besar porsi keberangkatan akan digantikan oleh ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku.
Bambang menegaskan, proses penggantian biasanya dilakukan melalui pengajuan ke Kementerian Agama.
Mekanisme ini sudah lazim terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Khususnya bagi CJH dengan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk pulih dalam waktu dekat.
Baca Juga: Ibadah Haji Tak Terdampak Konflik di Timur Tengah, 283 CJH Kota Kediri Dijadwalkan Berangkat Mei
“Iya mundur tahun depan, tapi kalau penyakit-penyakit berat seperti itu sepertinya memang harus digantikan ahli waris. Biasanya begitu (berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya),” jelas Bambang.
Untuk diketahui, jelang keberangkatan jemaah pada Mei nanti, vaksinasi terhadap CJH Kabupaten Kediri sudah selesai. Dinkes menyatakan stok aman dan seluruh jemaah yang memenuhi syarat telah mendapat vaksinasi secara lengkap. “Semua sudah tercukupi,” jelasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita