KEDIRI, JP Radar Kediri- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, dan Bupati Jombang Warsubi menggelar pertemuan bersama di Pos Polisi Mengkreng pada Rabu sore (8/4).
Agenda utamanya membahas langkah konkret mengurai kepadatan arus lalu lintas yang kerap terjadi, terutama saat momen tertentu.
Salah satu solusinya adalah rencana pembangunan flyover di kawasan perbatasan tiga daerah itu.
Menurut Dhito, komunikasi awal antar kepala daerah telah dilakukan sebelumnya. Hal itu terjadi saat agenda penyerahan laporan keuangan unaudited kepada BPK beberapa waktu lalu.
Dari situ, muncul inisiatif bersama untuk mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan klasik di Mengkreng.
“Maka beliau berdua (Marhaen dan Warsubi) menginisiasi pertemuan ini dan tentunya saya menyambut baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, suami Eriani Annisa itu menjelaskan, rencana pembangunan flyover telah masuk dalam rencana strategis Kementerian Pekerjaan Umum.
Pihaknya bersama dua daerah lain akan mengawal proses tersebut agar bisa segera direalisasikan.
Secara teknis, pembangunan dirancang menghubungkan jalur dari wilayah Jombang menuju percabangan ke arah Kediri dan Nganjuk.
"Jadi ruas yang akan dibangun mulai dari tempat beliaunya sampai nanti ada dua jalur dibagi satu ke arah ke Kediri, satu ke arah Nganjuk," jelasnya.
Dengan adanya flyover, diharapkan arus kendaraan tidak lagi bertumpu pada persimpangan sebidang.
Upaya ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan signifikan, terutama saat lonjakan volume kendaraan.
Dhito, Marhaen dan Warsubi pun berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar rencana tersebut segera masuk tahap realisasi.
Editor : Andhika Attar Anindita