Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Serba-serbi Halalbihalal di Balai Kota, Wali Kota Kediri Vinanda Umumkan Rencana WFH Pegawai hingga 'Setrap' ASN yang Terlambat

Ayu Ismawati • Senin, 6 April 2026 | 19:17 WIB
HALALBIHALAL: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalami para ASN pemkot saat apel sekaligus halalbihalal di halaman Balai Kota Kediri, Senin (6/4). (Foto: Ayu Isma)
HALALBIHALAL: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalami para ASN pemkot saat apel sekaligus halalbihalal di halaman Balai Kota Kediri, Senin (6/4). (Foto: Ayu Isma)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan Pemkot Kediri siap mengikuti kebijakan Pusat terkait work from home (WFH). Saat ini pemkot fokus menggodok teknisnya sebelum siap untuk diterapkan.

Dalam apel pagi sekaligus halalbihalal kemarin (6/4), Vinanda mengatakan, pihaknya berpegang pada aturan Pusat terkait pelaksanaan WFH.

“Dan nanti sesegera mungkin pemerintah kota akan menyampaikan. Saat ini kami sedang menyusun teknisnya,” ujar Vinanda, ditemui usai halalbihalal.

Apakah WFH mulai diterapkan pada Jumat (10/4) pekan ini? Vinanda mengaku belum bisa memastikan waktunya. Tim pemkot, lanjut pemimpin muda itu, sedang membahasnya secara detail.

Baca Juga: Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri, Dhito Ajak ASN Bangkit

Salah satu yang menjadi dasar pembahasan menurutnya adalah Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Kita tunggu saja (detailnya). Saat ini kami sedang menyusun,” sambung Vinanda.

Untuk diketahui, arahan penerapan WFH bagi ASN pemerintah daerah itu merujuk Surat Edaran (SE) Menteri dalam Negeri (Mendagri) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Dalam SE itu, gubernur, bupati, dan/atau wali kota diminta melakukan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN dengan kombinasi fleksibilitas pelaksanaan work from office (WFO) atau kerja dari kantor serta WFH. WFH dilaksanakan sebanyak satu hari kerja dalam satu minggu setiap hari Jumat. 

Selama pelaksanaan WFH, pemda juga diminta memanfaatkan layanan digital penyelenggaraan pemerintahan daerah berupa e-office, tanda tangan elektronik, absensi elektronik, dan layanan digital lainnya. WFH secara selektif dapat dilakukan untuk unit pendukung. Sedangkan unit pelayanan publik langsung tetap WFO.

Baca Juga: Tindaklanjuti SE Mendagri, Pemkot Kediri Siapkan Skema WFH ASN Setiap Jumat

Sementara itu, momentum halalbihalal di balai kota kemarin jadi momentum bagi Vinanda untuk mengajak pegawai meningkatkan lagi semangat dalam bekerja. Khususnya dalam memberi pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik lagi. 

“Ke depan ASN harus bisa bekerja secara optimal, harus bisa profesional, berintegritas, dan jangan lupa untuk terus berkolaborasi dan bersinergi antarperangkat daerah maupun lintas sektor,” pesannya. 

Selain itu, Vinanda juga secara khusus menegaskan pentingnya meningkatkan kedisiplinan bagi para ASN. Seperti saat apel kemarin, sedikitnya ada delapan ASN yang datang terlambat dan ‘disetrap’ di depan barisan selama apel berjalan. Mayoritas dari mereka merupakan kepala kelurahan.

“Kalau ada apel lagi, saya nggak mau jenengan telat lagi. Karena jenengan juga pemimpin di wilayah masing-masing. Kalau telat terus, gimana juga pelayanan di kelurahan?” tegas Vinanda dengan nada tanya, di hadapan seluruh peserta apel. (ais/ut)

 

 

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#Work From Home #wali kota kediri #halalbihalal #Vinanda Prameswati #wfh