Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jadwal Terbang Bandara Dhoho Ideal Tambahan Penerbangan Minggu Perkuat Konektivitas Daerah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 18 Maret 2026 | 03:57 WIB

Bandara Internasional Dhoho Kediri siap menyambut Lebaran. Akan ada layanan khusus saat Lebaran (Foto: Wahyu Adji)
Bandara Internasional Dhoho Kediri siap menyambut Lebaran. Akan ada layanan khusus saat Lebaran (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri – Penambahan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Dhoho Kediri mendapat respons positif dari pengamat penerbangan karena selain jadwal rutin Senin, Rabu, dan Jumat, kini maskapai juga membuka penerbangan hari Minggu.

Sehingga susunan hari dan jam terbang tersebut dinilai cukup ideal untuk membangun pasar penerbangan di Kediri Raya.

Bandara yang mulai beroperasi pada 2024 itu sempat berhenti melayani penerbangan sebelum akhirnya kembali aktif sejak 10 November 2025 dengan rute Kediri–Jakarta yang dilayani maskapai Super Air Jet.

Adapun jadwal penerbangan dari Jakarta menuju Kediri berangkat pukul 10.20 WIB dan tiba 11.50 WIB, sedangkan dari Kediri ke Jakarta berangkat pukul 12.30 WIB dan tiba 14.00 WIB, yang awalnya hanya tersedia tiga kali sepekan kemudian sejak 8 Maret 2026 ditambah penerbangan hari Minggu.

Pengamat penerbangan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Dimas Prakoso menilai jadwal tersebut sudah tepat baik dari sisi operasional maskapai maupun kenyamanan penumpang.

“Secara hari dan jam terbang sudah bagus, pesawat dari Jakarta berangkat sekitar 10.20 WIB sehingga tidak terlalu pagi dan potensi delay kecil,” ujarnya.

Menurut dia, dari sisi operasional Bandara Dhoho juga relatif aman dari antrean karena saat ini maskapai yang beroperasi masih terbatas sehingga hampir tidak ada potensi keterlambatan akibat antrean slot penerbangan.

Selain itu, pesawat dari penerbangan sebelumnya umumnya sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 08.30 WIB sehingga peluang keterlambatan sangat kecil.

Dari sisi kenyamanan penumpang, jadwal keberangkatan tersebut juga dinilai lebih ramah karena tidak mengharuskan penumpang berangkat terlalu dini menuju bandara.

“Jadi tidak perlu berangkat setelah subuh,” tuturnya.

Dimas juga menyoroti kemudahan konektivitas di Bandara Soekarno-Hatta, khususnya melalui Terminal 2A yang terhubung langsung dengan kereta bandara maupun kalayang sehingga memudahkan mobilitas menuju pusat kota.

Dari sisi pasar, penambahan jadwal hari Minggu dinilai sebagai langkah strategis untuk mengakomodasi perjalanan dinas maupun bisnis yang berlangsung pada akhir pekan atau awal pekan.

“Misalnya ada agenda Jumat, berangkat Jumat dan Minggu bisa langsung pulang,” sebutnya.

Selain itu, harga tiket yang relatif kompetitif juga menjadi faktor pendukung terbentuknya pasar penerbangan di Kediri, bahkan pada waktu tertentu mampu bersaing dengan tarif kereta api jarak jauh seperti KA Gajayana maupun Brawijaya.

“Kalau harga ini bisa terus dijaga, market penerbangan di Kediri akan cepat terbentuk, minimal untuk penerbangan domestik,” pungkasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#Bandara Internasional Dhoho Kediri #kediri raya #jadwal penerbangan #pengamat penerbangan