KEDIRI, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak ke sejumlah gudang bahan pokok, Selasa (17/3) pagi. Setelah mengecek pasokan di tiga lokasi, orang nomor satu di Pemkot Kediri itu memastikan seluruh kebutuhan pokok untuk menyambut Idul Fitri aman.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, sidak menyasar tiga suplier kebutuhan pokok. Mulai Gudang Perum Bulog Kediri di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Lalu, ke pangkalan elpiji di Jl Mauni, Kecamatan Pesantren. Serta di sebuah gudang distributor kebutuhan pokok di Kelurahan Blabak, Pesantren.
“Distribusi bahan pokok maupun energi alhamdulillah lancar. Dan di bulog pun ternyata persediaan kita melimpah. Beras melimpah, minyak juga melimpah stoknya dan harganya masih stabil,” ujar Vinanda.
Empat hari jelang Hari Raya Idul Fitri, menurut Vinanda harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil. Hanya ada beberapa komoditas yang harganya naik. Namun, tidak signifikan.
Dia mencontohkan harga tepung beras, gula, dan minyak goreng yang terkerek naik. Namun dalam sidak kemarin diketahui jika stoknya masih banyak di tingkat distributor.
“Seperti minyak goreng ini semula harganya Rp 17.500. Hari ini naik jadi Rp 18 ribu karena ada peningkatan permintaan dari masyarakat,” urai Vinanda.
Dalam sidak kemarin, Pemkot Kediri tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan. Melainkan juga memastikan harga bahan pokok yang beredar di masyarakat tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.
“Seperti beras tadi juga harganya masih sesuai HET. Jadi masyarakat jangan panic buying karena pasokan kita alhamdulillah semua aman dan tercukupi. Insya Allah tidak hanya sampai Lebaran, tapi setelah lebaran kita masih cukup,” tandasnya.
Untuk diketahui, stok beras Kota Kediri di gudang Bulog Kediri mencapai 24 ribu ton. Jumlah tersebut menurut Vinanda cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga 25 bulan ke depan.
Sedangkan untuk minyak goreng, stok Kota Kediri di gudang bulog mencapai 4.200 liter yang cukup untuk satu bulan.
“Meskipun untuk minyak stoknya saat ini untuk satu bulan, tapi nanti bisa ada kiriman lagi. Sehingga masyarakat Kota Kediri jangan khawatir,” pesannya.
Terpisah, Kepala Perum Bulog Cabang Kediri Harisun menambahkan, secara global untuk wilayah Perum Bulog Cabang Kediri, stok beras di gudang Perum Bulog Kediri mencapai 78 ribu ton.
Ketersediaan bahan pangan itu dipastikan akan bertambah, seiring penyerapan gabah dari petani lokal Kediri dan sekitarnya.
“Saat ini juga ada tren kenaikan penyerapan gabah karena sudah mulai masa panen. Jadi kemarin saja kami ada kurang lebih 1.500 ton mulai dua hari yang lalu karena sudah mulai panen dan Insya Allah ini terus bergerak untuk penambahan stoknya,” papar Harisun. (ais/ut)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita