KEDIRI, JP Radar Kediri- Usai soft launching pada 25 Desember 2025 lalu, Museum Sri Aji Joyoboyo ramai dikunjungi masyarakat.
Bahkan, pada Januari kemarin terdapat ribuan orang berkunjung ke museum yang berada di Desa Menang, Pagu itu.
Bulan lalu total ada 1.502 orang yang tercatat mengunjungi museum tersebut. Per harinya ada sekitar 200 pengunjung yang melihat artefak di sana.
Adanya hal itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri terus berupaya agar kunjungan di sana bisa terus ramai dan semakin bertambah.
Menurut Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi, pemkab terus berusaha menggenjot kunjungan ke museum.
Bukan hanya karena ingin meningkatkan sektor wisata semata. Namun juga agar masyarakat melek dengan sejarah daerah.
“(Salah satunya) kita promosi medsos,” ucap Mustika.
Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan berbagai instansi pemerintah lainnya.
Seperti Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Cabdindik Jatim wilayah Kediri, serta Kementerian Agama.
“Untuk kunjungan anak sekolah secara bergilir,” jelasnya.
Untuk diketahui, awal tahun ini, pihaknya juga akan kembali melakukan penataan ruang pameran.
Hal itu dilakukan agar lebih optimal. Selain itu, untuk mempercantik museum, pemkab juga melakukan penambahan fasad bangunan.
Berikutnya juga dilakukan optimalisasi pada amfiteater.
Adapun upaya itu dilakukan salah satunya agar masyarakat jadi lebih tertarik datang.
Namun, yang utama juga untuk meningkatkan sarpras agar bisa lebih bisa difungsikan. “Lebih pada optimalisasi dan upgrade terhadap sarpras,” tandas Mustika.
Editor : Andhika Attar Anindita