KEDIRI, JP Radar Kediri-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kota Kediri melakukan tera ulang atau pengukuran takaran di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kemarin (26/1). Hasilnya rata-rata ditemukan selisih sekitar 20 mililiter di beberapa SPBU.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri M. Ridwan melalui Kepala Bidang Kemetrologian M Kharish Fauzi mengatakan, SPBU yang didatangi oleh tim disperdagin adalah mereka yang memang sudah waktunya ditera ulang.
Sebab, pengecekan wajib dilakukan SPBU minimal satu kali dalam setahun. Hal tersebut sekaligus sebagai syarat administratif operasional.
“Kami biasanya melihat takaran di SPBU, bahwa sudah sesuai standarnya atau belum. Kalau kami di batasan (selisih) maksimalnya di 100 mililiter (per 20 liter),” ujar pria yang akrab disapa Kharish itu.
Aturan itu menurut Kharish diberlakukan agar pengisian BBM di setiap pompa SPBU tetap akurat. Sesuai target, total ada 14 SPBU yang akan ditera ulang di awal 2026 ini.
“Tapi rata-rata SPBU di Kota Kediri bagus-bagus. Mereka biasanya nggak sampai segitu (100 mililiter). Rata-rata (selisih) kisaran 20 – 30 mililiter,” terangnya ditemui di SPBU Pertamina Kaliombo, kemarin.
Selain SPBU Kaliombo, menurut Kharish rata-rata hasil pengecekan SPBU lain sudah sesuai standar. Tidak ada indikasi ketidaksesuaian takaran di seluruh pompa SPBU yang dicek. “Semuanya sesuai standarnya aturan kemetrologian,” sambung Kharish.
Untuk diketahui, ada beberapa item yang dicek dalam tera ulang SPBU kemarin. Di antaranya takaran di setiap pompa pengisian BBM dari berbagai jenis. Termasuk pengecekan tangki BBM juga dilakukan.
“Kecuali kalau ada yang tidak sesuai, nanti baru teknisinya melihat untuk ngecek. Termasuk kalau selisihnya terlalu banyak. Terkadang kalau ada yang selisihnya terlalu banyak, harus kami cek lagi,” bebernya sembari menyebut, pengecekan itu juga dilakukan dengan menggunakan aplikasi. (ais/ut)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Andhika Attar Anindita