Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pendaftaran TKA di Kediri Terganjal Pembenahan Data, Ini Penyebabnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 27 Januari 2026 | 13:47 WIB

 

Pihak sekolah saat mendaftarkan siswanya untuk ikut TKA
Pihak sekolah saat mendaftarkan siswanya untuk ikut TKA

KEDIRI, JP Radar Kediri-Sejak Jumat (23/1) lalu sekolah sudah bisa mendaftarkan siswa peserta tes kemampuan akademik (TKA).

Mereka sudah mendapat username dan password dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang digunakan untuk mengakses website.

Namun, tidak sedikit yang memilih tidak langsung mendaftar, melainkan fokus membenahi data tak sinkron atau residu lebih dulu.

Seperti di SMPN 3 Grogol. Setelah mendapat username dan password awal minggu ini, mereka tidak langsung mendaftarkan siswanya.

“Kami harus mengatasi residu (kesalahan data),” kata Waka Humas SMPN 3 Grogol Riyos Aldi Juniawan.

Lebih jauh Riyos mengatakan, setelah mendapat username dan password mereka memang masih harus menunggu munculnya opsi pendaftaran di laman. Saat itulah sekolah memilih fokus mengatasi residu dulu.

Ada tiga data siswa yang harus dibenahi. Setelah dicek, nama orang tua siswa di data pokok kependidikan (dapodik) tidak sama.

“Siswa kami minta membawa kartu keluarga (KK) untuk pembanding pembenahan nama,” lanjutnya tentang sinkronisasi data yang sudah diselesaikan.

Setelah data siswa dinyatakan klir, barulah sekolah mendaftarkan siswanya ke website TKA.

Total ada 156 siswa kelas IX yang didaftarkan untuk ikut tes dari Kemendikbud itu.

“Semua siswa kami daftarkan untuk ikut,” tuturnya sembari menyebut pendaftaran dilakukan Jumat (23/1) lalu.

Untuk memastikan anak-anak bisa mengerjakan soal TKA dengan baik, Riyos menyebut para guru memberi tambahan materi di sela pelajaran reguler.

“Di saat tertentu, mata pelajaran yang tidak masuk TKA kami tiadakan dulu. Diganti materi TK,” jelasnya tentang penambahan pelajaran matematika dan bahasa Indonesia itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin melalui Kasi Kurikulum SMP Wawan Sarudi membenarkan tentang pendaftaran TKA yang mulai dilakukan sekolah sejak Jumat lalu.

Terutama mereka yang proses sinkronisasi data siswa sudah selesai. Adapun beberapa sekolah harus menunda pendaftaran karena mereka fokus mengatasi residu lebih dulu.

“Akses sudah bisa tapi data belum lengkap. Jadi belum bisa mendaftar,” tutur Wawan. Seperti diberitakan, jumlah peserta TKA di Kediri Raya pada April nanti sekitar 42 ribu anak.

Rinciannya, di Kota Kediri ada 8.901 siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP. Sedangkan di Kabupaten Kediri ada sekitar 34 ribu siswa yang terdiri dari 18 ribu siswa kelas VI SD dan 16 ribu siswa kelas IX SMP.

Selain mendaftarkan siswa, saat ini ratusan sekolah tengah menyiapkan sarana dan prasarana (sarpras) pelaksanaan tes.

Terutama kesiapan laptop dan personal computer (PC). Sebab, tes akan dilaksanakan secara online. (sad/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #Terganjal #tka