Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dewan Minta PU Buka Aduan Jalan Rusak di Kota Kediri, Ini Alasannya

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 22 Januari 2026 | 22:17 WIB

 

 

Polisi tandai jalan rusak untuk meminimalkan angka kecelakaan lalu lintas.
Polisi tandai jalan rusak untuk meminimalkan angka kecelakaan lalu lintas.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Wajah Kota Kediri yang selama ini dikenal asri dan indah jadi berantakan hanya karena jalan nasional yang rusak di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota.

Sedikitnya, ada puluhan titik jalan yang rusak karena mengelupas di sepanjang Jalan Imam Bonjol.

Kerusakan jalan itu tidak hanya membuat masyarakat mengeluh tapi juga mengusik anggota Komisi C DPRD Kota Kediri, Bambang Giantoro.

“Dinas PU harusnya segera berkoordinasi dengan kementerian PU yang bertanggung jawab atas infrastruktur wilayah Jatim,” ujar politikus yang dikenal dengan akronim BG tersebut. 

Karena infrastruktur masuk di Komisi C maka Bambang akan meneruskan informasi ini ke Dinas PU Kota Kediri untuk segera ditindaklanjuti.

Dia meminta agar Pemkot Kediri juga membuat aduan masyarakat sehingga tidak perlu membentuk tim yang dapat menyebabkan anggaran membengkak. 

Baca Juga: Burung dari Rusia dan China Migrasi ke Kediri, BBKSDA Imbau Masyarakat Tak Lakukan Perburuan

“Cukup buka layanan aduan masyarakat sehingga ini informasi seperti jalan rusak ini bisa segera ditangani,” lanjut politikus Partai Hanura Kota Kediri itu. 

Kerusakan itu menyebabkan jalan menjadi kubangan saat diguyur hujan. Devi Ramdhani, 38, pengendara bermotor asal Kelurahan/Kecamatan Pesantren mengeluh karena kerusakan itu berada di dalam kota. 

“Seringkali saya terjebak dan tidak bisa menghindari. Terlebih saat malam hari,” ujar perempuan yang akrab disapa Devi itu.

Pengendara lain juga turut mengeluhkan hal yang sama karena waswas ketika berkendara malam hari di Jalan Imam Bonjol itu. Apalagi saat terjadi hujan deras.

Baca Juga: Update Proyek Tol Akses Bandara Dhoho Kediri: Pengerjaan Terus Dikebut, Baru Mencapai 42 Persen

“Wah kalau hujan deras saya hati-hati banget berkendara. Karena kalau tidak, bisa jatuh. Ada beberapa lubang yang cukup dalam,” beber Anjatra, lelaki asal Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Dia mengatakan, jalanan tersebut kerap diperbaiki. Tapi sering rusak. Bahkan bisa dihitung dalam kurun waktu beberapa lama masyarakat bisa menikmati jalan bagus itu.

“Tidak tau ya apa penyebabnya. Entah kualitasnya kurang bagus atau karena kendaraan yang melintas over kapasitas,” ucapnya sambil berharap segera ada perbaikan. 

Kerusakan jalan itu bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dianggap membahayakan pengendara, petugas kepolisian pun membantu meminimalkan kerusakan dengan menandai lubang-lubang tersebut menggunakan cat pilox warna putih.

Baca Juga: Segera Rekam KTP! Pemkot Ungkap Risiko Fatal Bagi Dokumen Satu KK Jika Wajib KTP Baru Masih Menunda

“Satlantas Polres Kediri Kota berinisiatif melakukan pendataan lapangan secara langsung dan memberikan tanda menggunakan pilok warna putih,” ujar Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Selain melakukan pengecatan, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait yang menangani jalan.

Selanjutnya, memberikan imbauan kamseltibcar lantas kepada masyarakat sekitar agar berhati-hati dan perhatikan kecepatan saat berkendara.

“Diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan dapat diminimalkan. Sekaligus mendorong percepatan penanganan infrastruktur demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Endang Kartika Sari belum memberi respons saat dikonfirmasi melalui pesan singkat melalui WhatsApp, kemarin sore.

Editor : Andhika Attar Anindita
#berlubang #Kecamatan Kota Bangun #jalan rusak #tanggapan dewan #jalan imam bonjol #kota kediri