Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wali Kota Vinanda Resmikan Sentra Kuliner Pasar Banjaran, Puluhan PKL Jl Joyoboyo dan Jl Patiunus Senang Bisa Berjualan Lagi

Ayu Ismawati • Rabu, 21 Januari 2026 | 18:14 WIB
LAPAK BARU: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (kerudung cokelat) membeli jajanan yang dijual pedagang di sentra kuliner Pasar Banjaran pada Selasa (20/1) malam lalu
LAPAK BARU: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (kerudung cokelat) membeli jajanan yang dijual pedagang di sentra kuliner Pasar Banjaran pada Selasa (20/1) malam lalu

KEDIRI, JP Radar Kediri-Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang dulu berjualan di Jl Joyoboyo dan Jl Patiunus semringah. Mendapat bantuak gerobak dari Pemkot Kediri akhir 2025 lalu, Selasa (20/1) malam mereka bisa kembali berjualan di halaman Pasar Banjaran yang menjadi sentra kuliner baru. 

 “Alhamdulillah di hari pembukaan ini ramai banget pengunjungnya,” kata Andri, salah satu pedagang di sentra kuliner Pasar Banjaran.

 Penjual sosis dan sempol yang sebelumnya membuka lapak di Jl Joyoboyo ini terpaksa harus berjualan di rumahnya sejak Mei 2025 lalu. Begitu mendapat kabar akan direlokasi ke Pasar Banjaran, pria yang tinggal di Kelurahan Lirboyo, Mojoroto ini pun mengaku senang. 

 Dia berharap sentra kuliner di Pasar Banjaran tersebut bisa terus berkembang ke depannya. Sehingga, dagangan pedagang bisa ramai dan laris. “Semoga ke depan makin ramai menjadi sentra kuliner,” tuturnya.

 Untuk diketahui, total ada 24 pedagang yang membuka lapak di sana. Berjualan mulai pukul 14.00, pada pedagang leluasa berjualan di sana hingga malam. 

 Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, ada berbagai jenis makanan yang dijual di sana. Mulai dimsum, nasi padang, bebek penyet, dan aneka makanan lain tersedia di sana.   

 Peresmian sentra kuliner di Pasar Banjaran itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Qowimuddin. Pemimpin Kota Kediri itu terlihat mencicipi beberapa kuliner yang ada di sana. 

 Vinanda mendorong para PKL bisa berkembang di tempat barunya itu. “Harapannya Pasar Banjaran bisa lebih menarik. Kalau biasanya pasar identik hanya buka pagi dan hanya jualan sayur, dengan adanya sentra kuliner ini pasar buka sampai malam,” ungkap orang nomor satu di Pemkot Kediri itu. 

 Selebihnya, Vinanda ingin agar Pasar Banjaran menjadi ikon wisata kuliner baru di Kota Kediri. Karenanya, ke depan pengawasan dan pembinaan akan tetap dilakukan oleh Pemkot Kediri.

 “Perangkat daerah terkait harus terus melakukan pengawasan, pembinaan, dan evaluasi kira-kira dari pelaku UMKM ini kurangnya apa,” tandas Vinanda meminta para pedagang untuk mengutamakan kualitas dan kebersihan. Sehingga, pengunjung bisa puas kembali belanja di sana.

 Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri M. Ridwan mengaku akan mengevaluasi dan mengembangkan sentra kuliner tersebut. Selebihnya, dia meminta agar PKL yang direlokasi ke sana bisa beradaptasi.

 “Karena kami inginnya PKL ini bisa diberdayakan. Mereka adalah pelaku usaha yang paling rentan, dan kami ingin mereka ikut berkembang. Tetapi di sisi lain ketertiban dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga,” terang Ridwan.

 Senada dengan Vinanda, Ridwan berharap para pedagang juga komitmen menjaga kebersihan di sentra kuliner tersebut. Dengan fasilitas gerobak hingga pujasera atau food court, pedagang bisa memaksimalkan kawasan itu untuk mendongkrak aktivitas ekonomi. 

 “Intinya kami ajak mereka untuk menggarap bersama. Jadi tidak bisa sendiri-sendiri. Tetapi mereka juga harus solid. Khususnya kaitannya dengan kebersihan, atau mungkin jika dibutuhkan seperti iuran listrik. Senyampang itu untuk kepentingan bersama, mereka bisa lakukan bersama,” tandasnya. 

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kediri #PKL Kediri #wali kota kediri #Jalan Joyoboyo #pkl #pasar kediri #wali kota kediri vinanda prameswati #pasar #kota kediri