KEDIRI, JP Radar Kediri-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah fokus menyelesaikan tiga kompleks gedung Pemkab Kediri yang rusak dibakar massa akhir Agustus 2025 lalu.
Selain tiga bangunan dengan kerusakan parah itu, pemkab harus memperbaiki beberapa bangunan lain yang terdampak. Total anggaran yang digelontor mencapai Rp 0,5 miliar.
Untuk diketahui, selain gedung kantor Bupati Hanindhito Himawan Pramana, gedung sekretariat, dan gedung DPRD Kabupaten Kediri, ada beberapa gedung kantor lain yang terdampak.
Di antaranya, kantor badan keuangan dan aset daerah (BKAD), pos satpol PP, serta gedung badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM).
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto mengatakan, perbaikan minor gedung terdampak kerusuhan memang ditangani oleh Pemkab Kediri. “(Pembangunan) kolaborasi dari kami (DPKP) dan bagian umum,” kata Joko.
DPKP, lanjut Joko, menggelontor anggaran Rp 350 juta. Mereka menggarap pengantian kaca pecah, penggantian kusen yang rusak terbakar, pengecatan, dan lainnya di kantor BKAD, pos polisi Katang, dan kantor Bank Jatim.
Perbaikan yang lebih besar, menurut Joko dilakukan oleh bagian umum. Mereka melakukan perbaikan kerusakan di kantor BKPSDM dan pos satpol PP.
“Di perkim itu (perbaikan) item kecil. Nggak ada pembangunan sampai menggali fondasi. Paling hanya pengupasan cat, perbaikan plester-plester,” beber Joko tentang perbaikan yang dimaksimalkan hingga akhir 2025 lalu itu.
Jika di awal 2026 ini masih ada kekurangan, mereka akan menganggarkan kembali. “Kalau masih tetap ada yang yang belum ter-cover di 2025 ya kita lanjut di 2026 ini,” jelasnya.
Terpisah, Plt Kepala Bagian Umum Pemkab Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi membenarkan tentang perbaikan sebagian kerusakan gedung yang ditangani bagian umum. Terutama untuk pos satpol PP dan gedung BKPSDM yang juga terdampak cukup parah.
Untuk gedung BKPSDM, menurut Mustika harus dilakukan penggantian kanopi yang terbakar. Selebihnya, pengecatan dan perbaikan plester.
“Rata-rata itemnya pengecatan dan perbaikan kaca jendela,” beber Mustika sembari menyebut perbaikan di BKPSDM dianggarkan Rp 123,2 juta dan pos satpol PP Rp 48,9 juta.
Ditambah anggaran di DPKP, total anggaran yang digelontor Rp 522,1 juta.
Sementara itu, selain perbaikan minor yang dilakukan oleh Pemkab Kediri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga fokus menyelesaikan pembangunan tiga gedung kantor yang terbakar.
Selain ditambah akses tangga di bagian belakang gedung, nantinya gedung baru tersebut juga akan dilengkapi dengan hidrant kawasan dan pendeteksi api.
Editor : Andhika Attar Anindita