Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemdes Kranggan Gurah Kediri Hadirkan Layanan Antar Jemput untuk Peserta Posyandu Lansia

Diana Yunita Sari • Selasa, 20 Januari 2026 | 18:30 WIB
Layanan jemput bola lansia untuk mengikuti ILP (Diana Yunita Sari)
Layanan jemput bola lansia untuk mengikuti ILP (Diana Yunita Sari)

JP Radar Kediri - Desa Kranggan memiliki inovasi menarik untuk mengajak warga lansia agar lebih aktif mengikuti program posyandu.

Upaya tersebut dilakukan melalui layanan antar jemput hingga mengajak para lansia berkeliling area Simpang Lima Gumul (SLG) sebelum kegiatan dimulai.

Layanan penjemputan ini difokuskan bagi para lansia yang tidak memiliki pengantar atau mereka yang sudah tidak mampu berjalan jauh.

Tujuannya tak lain adalah untuk membangkitkan semangat agar rutin memeriksakan kesehatan.

“Kami menjemput mereka di titik kumpul maupun secara door to door. Transportasi yang digunakan mulai dari mobil siaga desa hingga mobil pribadi,” ungkap Sekretaris Desa Kranggan Wildan Fathoni.

Wildan menjelaskan, penggunaan mobil pribadi terkadang menjadi pilihan karena ada lansia yang mengeluh kesulitan menaiki mobil siaga desa yang posisinya terlalu tinggi.

“Selain memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), kadang saya berikan sarapan kecil-kecilan di rumah. Sebab, sebelum bergabung menjadi Integrasi Layanan Primer (ILP), kegiatan posyandu lansia memang bertempat di rumah saya,” jelasnya.

Menariknya, sebelum menuju lokasi, para lansia diajak berkeliling sejenak memutari kawasan SLG.

Meski lokasi SLG cukup dekat, banyak lansia yang tidak menyadari pesatnya kemajuan pembangunan karena jarang bepergian. Pengalaman sederhana ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka.

Hasilnya sangat nyata. Jumlah peserta posyandu yang awalnya hanya sekitar 10 orang, kini melonjak drastis hingga 64 orang.

Setelah diterapkannya sistem ILP yang dipusatkan di gedung serbaguna samping balai desa, jumlah peserta kini paling sedikit mencapai 40 orang di setiap sesinya.

Agar antrean tetap lancar mengingat ILP merupakan layanan gabungan, Pemdes menempatkan kader khusus di setiap pos untuk mengatur alur pemeriksaan.

Pemeriksaan kesehatan bagi lansia usia 60 tahun ke atas ini meliputi cek darah, senam bersama, hingga kegiatan selamatan.

“Alhamdulillah, mereka sangat antusias. Dengan kegiatan sederhana seperti itu saja sudah membuat mereka merasa senang,” tambah Wildan.

Saking tingginya antusiasme warga, mobil jemputan bahkan harus bolak-balik hingga 3 sampai 4 kali untuk mengangkut semua peserta ke lokasi posyandu.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #kediri #layanan jemput bola #program menarik #desa kranggan #Pemdes #posyandu lansia #kecamatan gurah