KEDIRI, JP Radar Kediri- Jalan protokol di banyak kelurahan masih gelap saat malam hari. Tahun ini, Pemerintah Kota Kediri akan meng-upgrade ratusan titik penerangan jalan umum (PJU) yang tersebar di banyak tempat.
Salah satunya ada di Jalan Sersan Suharmaji. Yakni perbatasan antara Kota Kediri dan wilayah Kabupaten Kediri bagian selatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, targetnya seluruh PJU akan diganti dengan lampu jenis light emitting diode (LED).
Jenis lampu ini memiliki pencahayaan yang lebih terang namun cenderung lebih hemat energi.
Di ruas jalan-jalan protokol, menurutnya sudah ada beberapa titik yang diperbarui dengan jenis lampu itu pada 2025 lalu.
“Beberapa sudah nyala. Yang lainnya ada beberapa yang meteran daya listriknya belum kuat. Ada yang harus ganti MCB. Kami koordinasikan dengan PLN,” ujar pria yang akrab disapa Cholis itu.
Adapun tahun ini, secara bertahap pihaknya akan mengganti seluruh PJU di jalan protokol dengan lampu jenis baru.
Sebab, tak sedikit PJU-PJU yang usianya sudah terlalu tua. Seperti contoh, PJU Jembatan Semampir yang masih menggunakan jenis lampu lama berwarna kuning.
Total ada 700 titik PJU yang ditargetkan diperbarui dengan lampu jenis LED di tahun ini.
“Nanti kami bertahap mulai mengganti lampu-lampu yang lama. Yang lama ini kan umurnya sudah hampir 5 tahun semua. Memang perlu peremajaan,” ungkapnya sembari menargetkan seluruh PJU di jalan protokol diperbarui dengan lampu berteknologi terbaru itu.
Cholis juga menerangkan, salah satu titik yang akan diperbarui lampunya dalam waktu dekat adalah di Jalan Sersan Suharmaji.
Jalan penghubung Kota Kediri dengan wilayah Kabupaten Kediri sisi selatan itu relatif masih redup lampunya. Terlebih saat turun hujan, lampu di sepanjang jalan itu kerap mati.
“Kalau untuk penggantian kami utamakan yang jalan-jalan besar. Seperti jalan masuk kota. Ini mau kami garap dulu yang arah Uniska (Universitas Islam Kadiri, Red) yang nanti kami tambahkan lampunya biar terang. Kami utamakan jalan-jalan protokol dulu,” tandas Cholis.
Di luar itu, perbaikan rutin tetap dilakukan. Seperti saat terjadi lampu PJU yang mati, atau dari hasil aduan warga. “Itu pasti langsung kami ganti,” pungkasnya. (ais/rq)
Editor : rekian