KEDIRI, JP Radar Kediri -Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bisa kembali ngantor di sekretariat Pemkab Kediri dalam beberapa bulan ke depan.
Hal tersebut seiring dengan target penyelesaian pembangunan gedung yang terdampak kebakaran oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada bulan April nanti.
Tak hanya Dhito, para pegawai yang sekarang mengungsi ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pun bisa menempati ruangan mereka kembali.
Untuk diketahui, transmisi yang terjadi pada akhir Agustus 2025 membuat tiga gedung di kompleks Pemkab Kediri hangus terbakar dan rusak parah.
Baca Juga: Kebut Pembongkaran Gedung Pemkab Kediri, Proses Rehabilitasi Masuk Tahap Awal
Gedung tempat Bupati Dhito berkantor dan sejumlah OPD, gedung sekretariat, dan gedung DPRD.
Perbaikan tiga gedung tersebut ditangani langsung oleh Kementerian PU. Gedung DPRD harus dirobohkan dan dibangun ulang. Sedangkan kompleks Pemkab Kediri meningkat.
Setelah pembangunan tiga gedung tersebut selesai, Kementerian PU akan diserahkan kembali ke Pemkab Kediri.
Baca Juga: Samsat Katang Kediri Bakal Ganti Konsep, Pembangunan Gedung Baru Ditarget Rampung Mei 2026
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto mengatakan, pada minggu kedua Januari ini, rehab gedung bupati dan sekretariat sudah terealisasi sekitar 50 persen.
“Kurang lebih sekitar 40-50 an persen,” ungkapnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri , selain direhab, di kompleks Pemkab Kediri juga ada beberapa perubahan layout .
Baca Juga: Mereka yang Tetap Beraktivitas di Gedung DPRD yang Masih Rusak akibat Dibakar Massa,
Misalnya pemanfaatan ruangan di gedung tempat Bupati Dhito berkantor. Jika semula dia berkantor di lantai 2, di gedung baru nanti digeser ke lantai 1.
Sebaliknya, Wakil Bupati (Wabup) Dewi Mariya Ulfa yang sebelumnya berkantor di lantai 1 nanti akan menempati lantai 2.
Lebih jauh lagi, bentuk bangunan tidak berubah. Kementerian PU hanya menambah tangga darurat di bagian belakang gedung sekretariat dan kantor bupati.
“Dari pantauan kami, ini proses sudah finishing-finishing plester. Kusen-kusen kayunya juga sudah terpasang,” terang Joko.
Sesuai update dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), target awal pembangunan bisa rampung pada April mendatang.
Jika target tidak meleset, dua gedung tersebut bisa difungsikan April nanti.
“Harapannya bisa segera rampung. Sampai malam pembangunannya juga terus dikebut,” terang Joko.
Sepintas para pekerja memang seolah berkejaran dengan waktu. Bahkan, pada hari libur kemarin mereka juga tetap menggarap perbaikan gedung.
Baik di gedung tempat kerja bupati maupun di sekretariat.
Sedangkan untuk gedung dewan yang harus dibangun ulang, terlihat mulai dilakukan persiapan pembangunan. Seluruh material gedung lama sudah bersih.
Kapan gedung dewan dibangun? Sesuai update Kementerian PU, saat ini proyek dalam proses tender.
“Paling cepat sekitar satu bulan lagi (tender selesai),” tandas Joko.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian