Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Belum Dua Pekan Diresmikan, Bollard Jalan Stasiun Rusak. Ini Kata Pemkot Kediri

Ayu Ismawati • Senin, 12 Januari 2026 | 01:00 WIB
TAK BERTANGGUNG JAWAB: Belum ada dua pekan dibuka untuk umum, bollard di trotoar Jl Stasiun sudah rusak akibat ulah pengunjung. 
TAK BERTANGGUNG JAWAB: Belum ada dua pekan dibuka untuk umum, bollard di trotoar Jl Stasiun sudah rusak akibat ulah pengunjung. 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Kesadaran masyarakat untuk menjaga sarana dan prasarana (sarpras) umum nampaknya masih rendah.

Belum genap dua pekan sejak diresmikan pada 31 Desember lalu, beberapa pembatas trotoar atau bollard di Jl Stasiun sudah rusak.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri pun bersurat ke kelurahan terkait temuan itu.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, kerusakan terjadi pada bollard di trotoar Jl Stasiun. Pembatas yang sedianya dipasang untuk menghalau kendaraan agar tidak melintas di trotoar itu, sedikitnya sudah ada tiga yang patah.

Tepatnya di trotoar sisi utara. Ada yang sudah patah seluruhnya. Ada pula yang nyaris patah atau sudah rusak. 

“Dari bidang bina marga sudah mengoordinasikan dengan penyedia (rekanan penggarap) untuk perbaikan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari, terkait tindak lanjut temuan tersebut.

Endang mengaku turut menyayangkan perilaku tak bertanggung jawab di ruang publik itu.

Selanjutnya, menurut Endang Dinas PUPR akan menyurati pemangku wilayah.

Mereka diminta mengimbau agar masyarakat maupun pengunjung ikut menjaga sarpras. 

“Kami akan bersurat ke kecamatan dan kelurahan (untuk mengimbau, Red) agar warga ikut menjaga sarpras di Jalan Stasiun,” ungkapnya.

Dengan belum adanya aturan di sana, diakui Endang pelaku pengrusakan juga belum bisa dikenai sanksi. Yang bisa dilakukan pemkot, menurut Endang adalah dengan mengingatkan masyarakat agar sadar dan ikut menjaga fasilitas umum. 

Untuk diketahui, setelah proyek penataan kawasan Jl Stasiun diresmikan pada 31 Desember lalu, Pemerintah Kota Kediri juga menerapkan uji coba penataan lalu lintas.

Di antaranya, dengan mengatur Jl Stasiun menjadi satu arah serta menata parkir di sepanjang jalan tersebut. 

Hingga kemarin (11/1), masyarakat nampaknya belum sepenuhnya menjalankan larangan parkir di sepanjang Jl Stasiun.

Masih banyak kendaraan—termasuk roda empat—yang diparkir di bahu jalan. Termasuk beberapa kendaraan roda dua yang diparkir di trotoar.

Menyikapi itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, di masa uji coba itu masyarakat memang masih melakukan penyesuaian.

Pihaknya pun akan tetap memberi pemahaman kepada masyarakat hingga uji coba ditargetkan selesai pada pekan depan (19/1).

“Harapannya seiring waktu masyarakat bisa segera mengikuti kebiasaan baru itu. Baik bagi warga sekitar Jalan Stasiun maupun pengunjung untuk tidak parkir di sepanjang Jalan Stasiun,” ujar pria yang akrab disapa Cholis itu. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#pemerintah kota kediri #stasiun kediri #pemkot kediri #Jalan Stasiun #dinas pupr