KEDIRI, JP Radar Kediri- Puluhan guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kota Kediri seakan mendapat kado awal tahun.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak untuk puluhan guru TK dan SD. SK itu diserahkan saat apel di halaman Balai Kota Kediri, Senin (5/1).
Perpanjangan kontrak itupun membawa harapan baru untuk status kepegawaian yang lebih stabil sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
Untuk diketahui, total ada 40 guru PPPK formasi 2019 yang mendapat perpanjangan kontrak. Mereka merupakan guru TK dan SD di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Dengan SK itu, mereka bisa terus mengabdi di Pemkot Kediri, setidaknya hingga lima tahun ke depan.
“Tentu ini yang ditunggu-tunggu kami semua. Kami semua tentu sangat bahagia menerima SK perpanjangan ini,” ungkap Witanto, 50, salah satu guru penerima SK.
Guru dari SDN Sukorame 3 itu mengatakan, perpanjangan kontrak itu diharapkan bisa memacu semangat para guru untuk meningkatkan kinerja. Termasuk semakin rajin menjalankan tugas sebagai pendidik.
Selain itu, perpanjangan kontrak ini juga memberi mereka harapan baru akan status yang lebih stabil dan diimpikan seluruh guru.
“Harapannya kita bisa berubah status. Karena yang sudah dicanangkan di kementerian itu kan rencananya mau dialihkan menjadi PNS. Semoga saja,” harap guru yang sudah mengabdi sejak 23 tahun itu.
Terpisah, Vinanda mendorong agar para guru bisa menjadi teladan atau role model yang baik bagi siswa.
“Jangan sampai nanti anak-anak kita yang ada di sekolah mencontoh hal yang buruk karena itu dilakukan oleh guru. Itu yang tidak kami inginkan terjadi di Kota Kediri,” ujarnya.
Sebagai aparatur sipil negara (ASN), ada beberapa target kerja yang harus dipahami dan dilaksanakan seluruh pegawai Pemkot Kediri. Sedikitnya ada enam poin penekanan yang dia sampaikan.
Tak hanya bagi guru PPPK yang kemarin mendapat perpanjangan kontrak. Melainkan juga berlaku untuk seluruh ASN pemkot.
“Semua targetnya pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Jadi setiap perangkat harus memperbaiki standar pelayanannya,” sambung Vinanda.
Selain itu, peningkatan kedisiplinan dan kinerja juga menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama. Termasuk optimalisasi pelaksanaan program pemerintah yang harus ditingkatkan di tahun ini.
“Mungkin kemarin ada program yang belum menyentuh masyarakat dan lain sebagainya, atau belum mengetahui. Nah, tahun ini kita harus bisa memberikan informasi lebih luas lagi. Dan program yang nantinya akan dilaksanakan juga harus tepat sasaran,” pesan wali kota termuda itu.
Vinanda juga mendorong agar seluruh ASN memperkuat sinergi. Dengan kondisi fiskal tahun ini yang terdampak pemangkasan transfer ke daerah. Sinergi penting dilakukan agar program pemerintah tetap efektif menyentuh masyarakat.
“Kita juga harus terus berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, yang bersih, agar nantinya kita dipercaya lagi oleh masyarakat,” tandas Vinanda. (ais/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita