KEDIRI, JP Radar Kediri– Gedung Kantor Samsat Katang, Ngasem yang hancur karena kerusuhan pada akhir Agustus 2025 kemarin kembali dibangun.
Namun, konsepnya tidak seperti sediakala. Melainkan hanya untuk payment point. Targetnya, pertengahan tahun ini sudah bisa difungsikan.
Kepala Unit Pelayanan Terpadu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim Wilayah Kediri Anang Noor Baequni mengatakan, setelah diratakan pada November lalu, pemerintah langsung melakukan pembangunan kembali di area Samsat Katang. “Yang membangun langsung dari Kementerian PUPR,” ujarnya.
Dia mengatakan, berdasarkan konsep awal, nantinya gedung baru tidak akan berfungsi seperti Samsat Katang sebelumnya.
Yang mana melayani seluruh kebutuhan pajak kendaraan bermotor. Gedung tersebut hanya difungsikan sebagai payment point atau tempat pembayaran pajak.
Meski demikian, Anang menegaskan konsep tersebut masih sangat terbuka untuk berubah. Menurutnya, kebutuhan layanan Samsat ke depan sangat bergantung pada situasi dan aspirasi masyarakat.
Terlebih, lokasi Samsat Pare dinilai cukup jauh bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Kediri.
“Konsep awal memang dibuat payment point. Namun ke depan seperti apa kami belum tahu, bisa situasional. Jadi tidak menutup kemungkinan ada perubahan konsep nantinya,” ungkap Anang.
Dia menjelaskan, secara fisik bangunan Samsat Katang yang baru didesain menyerupai aula. Artinya, bangunan tersebut bersifat fleksibel dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai fungsi layanan. Jika sewaktu-waktu diperlukan, bukan tidak mungkin kembali difungsikan sebagai kantor Samsat.
“Ke depan apakah jadi Samsat lagi, itu tergantung kebijakan pimpinan dan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Dari sisi desain, Anang memastikan bangunan baru tersebut jauh berbeda dibanding gedung lama.
Konsepnya dibuat lebih sederhana dengan area parkir di lantai bawah dan layanan tahunan di bagian atas. Meski sederhana, kualitas bangunan tetap diperhatikan.
“Bangunannya memang sederhana, tapi bukan bangunan kaleng-kaleng. Tetap sesuai struktur dan standar. Targetnya, informasinya sekitar Mei sudah bisa difungsikan,” pungkas Anang. (sad/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita