Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tak Boleh Getok Harga! PKL Jalan Dhoho Kediri Wajib Pasang Daftar Harga

Ayu Ismawati • Selasa, 30 Desember 2025 | 07:30 WIB
Suasana Jl Dhoho di malam hari menjelang mulai beroperasinya para pedagang kuliner.
Suasana Jl Dhoho di malam hari menjelang mulai beroperasinya para pedagang kuliner.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Kerap terjadinya kasus getok harga di area-area wisata dan kuliner diantisipasi oleh Pemkot Kediri. Khususnya selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

Pihak pemkot pun mewajibkan para pedagang kuliner di Jalan Dhoho agar memasang daftar harga.

Pemasangan daftar harga tersebut penting untuk kepentingan konsumen. Agar tidak terjadi praktik yang merugikan konsumen tersebut.

Apalagi Jalan Dhoho mengalami peningkatan pengunjung. Baik dari dalam maupun pelancong luar kota.

“Kami berharap momen Tahun Baru ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kami mengimbau kepada seluruh PKL atau pedagang untuk menjual dengan harga yang wajar,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri M. Ridwan.

Menurut Ridwan, aktivitas jual beli di sentra kuliner malam Jalan Dhoho termasuk yang menjadi perhatian pemkot.

Pihaknya sudah menyurati para PKL di sepanjang Jalan Dhoho dan Jalan Stasiun pada 24 Desember lalu. Salah satu isinya adalah arahan agar PKL wajib mencantumkan daftar harga untuk seluruh makanan dan minuman.

“(Agar) tidak ada yang getok atau mbegog. Atau yang intinya menjual dengan harga tidak wajar untuk kepentingan pribadi sesaat,” lanjut Ridwan.

Perhatian pada sentra kuliner Jalan Dhoho karena lokasi tersebut sudah sangat dikenal masyarakat. Termasuk pengunjung dari luar kota.

Jalan yang terletak di wilayah Kecamatan Kota ini menjadi jujukan pelancong atau wisatawan.

Seandainya ada segelintir PKL yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan getok harga bisa berdampak buruk. Mempengaruhi persepsi konsumen secara luas tentang sentra kuliner Jalan Dhoho maupun Kota Kediri.

“Jangan sampai pembeli tidak puas dengan pelayanan kita, dengan harga yang tidak normal dan tidak wajar. Nanti pelanggan bisa curhat ke mana-mana. Dan itu ujung-ujungnya merugikan kita sendiri,” pesan Ridwan.

Selain bersurat kepada para PKL, pihaknya juga menyampaikan edukasi melalui media sosial. Harapannya, tidak ada lagi praktik-praktik getok harga selama momen libur panjang seperti Nataru saat ini.

Agar salah satu visi Pemkot Kediri yang ingin membangun citra Kota Kediri yag ‘Ngangeni’ bisa tercapai.

“Untuk masyarakat yang merasa tidak puas, khususnya terkait harga yang tidak wajar, bisa komplain ke kami. Kami sangat terbuka dan itu nanti akan kami segera tindak lanjuti,” tandasnya.

Sebelumnya disperdagin juga telah menyosialisasikan dan memfasilitasi pembuatan banner berisi daftar harga. Seluruh PKL di Jalan Dhoho pun sudah mendapatkan fasilitas itu.

Menurutnya hingga saat ini masih banyak PKL yang mematuhi aturan dengan memasang banner daftar harga itu.

“Daftar harga itu memang seyogianya ada di setiap pedagang di Kota Kediri. Sehingga kami meminimalisasi praktik-praktik yang merugikan konsumen,” pungkasnya. (ais/fud)

 

Editor : rekian
#jalan dhoho #pecel tumpang #pkl #PKL Jalan Dhoho #kota kediri