Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bandara Dhoho Jadi Embarkasi Haji Tahun 2027, Menteri Haji: Secara Teknis Kondisinya Bagus dan Layak

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 11 Desember 2025 | 07:00 WIB

 

FASILITAS LENGKAP: Direktur PT SDHi Maksin Arisandi membeberkan fasilitas Bandara Dhoho di depan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (bertopi) dan Bupati Kediri Handindhito Himawan Pramana
FASILITAS LENGKAP: Direktur PT SDHi Maksin Arisandi membeberkan fasilitas Bandara Dhoho di depan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (bertopi) dan Bupati Kediri Handindhito Himawan Pramana

KEDIRI, JP Radar Kediri-Tahun 2027 nanti penerbangan internasional di Bandara Dhoho dipastikan akan semakin ramai.

Pasalnya, selain penerbangan umrah yang dimulai 2026 ini, bandara di wilayah barat sungai itu akan menjadi embarkasi haji.

Baca Juga: Tiga Kades di Kediri Dijebloskan ke Lapas karena Rekayasa Rekrutmen Perangkat Desa, ini Peranannya

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf yang kemarin berkunjung ke Bandara Dhoho.

Di depan anggota Boards of Airlines Representativesi in Indonesia (Barindo) yang menghadiri Market and Connectivity Opportunity hari pertama kemarin, Irfan mengatakan, Dirjen Bina Layanan Penyelenggaraan Haji sudah beberapa kali ke Bandara Dhoho.

Baca Juga: Yusuf Aziz Jadi Nakhoda Baru DPD PAN, Pergeseran Pucuk Pimpinan tanpa Gesekan

Kesimpulannya, bandara tersebut layak untuk embarkasi haji. ‘Secara teknis (kondisi Bandara Dhoho) bagus dan layak,” kata Irfan.

Lebih jauh Irfan mengatakan, tiga minggu lalu Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak datang ke Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga: Kejari Kota Kediri Amankan Rp 1 Miliar Lebih Uang Kerugian Negara dari Kasus Korupsi Dana Hibah KONI

Keduanya menyatakan Bandara Dhoho sudah siap untuk penyelenggaraan haji dan umrah.

Sayangnya, menurut Irfan keputusan menteri terkait penetapan embarkasi haji 2026 sudah keluar.

Baca Juga: Peringati Hakordia 2025, Kejari Kota Kediri Tekankan Komitmen Berantas Korupsi

“Saya bilang terlambat sedikit saja. Sudah telanjur membuat keputusan menteri (penetapan embarkasi haji) dan maskapai sudah jalan. Akhirnya 2026 belum bisa (jadi embarkasi haji), 2027 akan diambil (Bandara Dhoho) digunakan sebagai embarkasi haji,” tegas Irfan.

Lebih jauh Irfan menyebut, lokasi Bandara Dhoho sangat strategis sebagai pintu keberangkatan.

Baca Juga: AKP Laksono Setiawan Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, Langganan Tugas di Daerah Konflik

Selain infrastrukturnya modern, bandara juga didukung runway atau landasan pacu yang bisa menampung pesawat berbadan besar.

“Ini akan memberi fleksibilitas dan nilai ekonomi tersendiri bagi maskapai,” papar Irfan.

Bahkan, menurutnya Kementerian Haji dan Umrah sudah membuat hitungan terkait biaya jika berangkat dari Bandara Juanda dan Bandara Dhoho.

Baca Juga: Gandeng Baznas, Mbak Wali Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Menyejahterakan Masyarakat Kota Kediri

“Jika berangkat dari Kediri ada penghematan antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta tiap jemaah. Ini cukup besar bagi jemaah. Tapi, karena 2026 belum bisa, 2027 nanti bisa dilaksanakan (embarkasi haji),” tuturnya.

Untuk diketahui, sedikitnya ada 28 maskapai asing anggota Barindo yang mengikuti pertemuan di Bandara Dhoho sejak kemarin (10/12) hingga hari ini (11/12).

Baca Juga: Beri Motivasi ABH, Mbak Wali Juga Serahkan BLT Sebagai Wujud Nyata Perhatian dan Perlindungan Pemkot Kediri

Di depan mereka, Direktur PT Surya Dhoho Investama Maksin Arisandi mengapresiasi kedatangan puluhan maskapai asing tersebut ke Bandara Dhoho.

Menurutnya, Bandara Dhoho jadi tempat yang sangat potensial bagi maskapai asing untuk mengembangkan bisnis di Kediri.

Baca Juga: Terapkan Rekayasa Lalin Jembatan Brawijaya Kota Kediri, Pekerja Mulai Pasang Ornamen

I do believe you’ll more interesting when you see the facility of Kediri Airport (saya yakin kalian akan semakin tertarik setelah melihat fasilitas dari Bandara Dhoho,” tuturnya kepada puluhan perwakilan maskapai asing.

Maksin juga menyebut jika Bandara Dhoho merupakan proyek airportpertama dengan pola kerja sama pemerintah dan badan usaha.

It is Indonesian first fully private and solicited partnership project for the airport in Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga: Pemkot dan Satlantas Lakukan Ramp Check di Terminal Tamanan, Prioritaskan Keamanan Penumpang Angkutan Umum saat Perayaan Nataru

Sementara itu, selain dihadiri oleh anggota Barindo, tim Kementerian Haji dan Umrah, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga hadir di sana.

Dia kembali menegaskan dukungan Pemkab Kediri terhadap operasional Bandara Dhoho.

Termasuk penerbangan internasional yang akan dimulai dalam beberapa bulan ke depan.

“Perjalanan panjang untuk sampai seperti hari ini dan ditetapkan sebagai bandara internasional.

Tinggal persiapan akhir untuk penerbangan Kediri-Jeddah,” kata Dhito mengaku bangga dengan hal tersebut. 

 

Editor : rekian
#bandara dhoho kediri #penerbangan haji #embarkasi #bandara dhoho #pt surya dhoho investama #asrama haji #debarkasi #Menteri Haji dan Umrah