KEDIRI, JP Radar Kediri-Uluran tangan bagi korban bencana Sumatera juga hadir dari warga Kota Kediri.
Kemarin, Pemerintah Kota Kediri memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera.
Bantuan merupakan hasil donasi warga Kota Kediri bersama pemerintah dan instansi yang dihimpun Dinas Sosial Kota Kediri sejak 3–10 Desember.
Total ada tujuh truk berisi logistik bantuan yang kemarin (10/12) dikirim. Isinya berbagai macam kebutuhan dasar hingga kebutuhan penunjang sehari-hari.
Pemberangkatan bantuan kemanusiaan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha.
“Alhamdulillah ada sekitar tujuh truk (logistik bantuan, Red). Isinya ada obat-obatan, ada kebutuhan dasar baik itu beras, air mineral. Kemudian ada juga mie instan dan paling banyak memang mie instan ada sekitar 1.500-an kardus,” ujar Vinanda, ditemui di kantor Dinas Sosial Kota Kediri kemarin.
Dia berharap bantuan bisa meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera. Selain itu, pengumpulan donasi dan pengiriman bantuan ini juga bentuk kepedulian warga Kota Kediri terhadap sesama manusia.
“Kami juga ingin mengingatkan kepada beliau-beliau bahwa mereka ini tidak sendirian. Mereka harus kuat dan semoga terbantu dengan bantuan logistik ini,” tandasnya.
Sejumlah bantuan kemanusiaan yang dikirimkan itu meliputi 1.050 kilogram beras, 1.309 kardus mie instan, 782 kardus air mineral. Kemudian, 231 kardus diapers, serta 134 makanan bayi.
Ada pula kebutuhan penunjang seperti 29 kardus selimut, 78 kardus perlengkapan mandi. Kemudian, empat kardus obat-obatan, 277 kardus makanan, dan kebutuhan penunjang sehari-hari lainnya.
Bantuan itu akan disalurkan ke wilayah terdampak bencana melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Pada intinya semua yang sudah terkumpul hari ini akan segera disalurkan. Ini kami salurkan melalui provinsi dan nanti secara serentak bersama dari kabupaten/kota lainnya di seluruh Jawa Timur akan dikirimkan serentak,” terang Vinanda.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin menambahkan, pihaknya membuka posko donasi selama sekitar tujuh hari.
Selain bantuan dalam bentuk logistik, pihaknya juga telah menghimpun uang senilai Rp 205 juta.
“Ini tidak hanya dari instansi saja. Tetapi masyarakat juga banyak yang menyumbang,” ujar Imam sembari menyebut bantuan akan langsung diserahkan melalui BPBD Provinsi Jatim untuk disalurkan ke lokasi bencana.
Untuk donasi uang yang diterima, pihaknya juga akan menyalurkannya melalui BPBD Jatim. Atau, melalui rekening resmi donasi Aceh dan Sumatera, sesuai rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jatim.
Terkait potensi mengirimkan relawan ke lokasi bencana, Imam mengaku masih akan mengomunikasikannya.
“Sementara ini yang penting barangnya tersalurkan dulu. Kalau untuk tenaga dan sebagainya, nanti akan kami komunikasikan lebih lanjut,” pungkas Imam.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian