KEDIRI, JP Radar Kediri-Penerbangan umrah di Bandara Dhoho tinggal selangkah lagi.
Pada Senin (8/12), Kedutaan Besar Arab Saudi akan mengirim surat permintaan penambahan bandara baru, dalam penerbangan internasional Flyadeal di Indonesia.
Jika semuanya lancar, penerbangan umrah direct Kediri-Jeddah bisa dimulai awal 2026 nanti.
Chief Executive Officer Flyadeal Wilayah ASEAN Abdul Offar Musa mengatakan, General Authority of Civil Aviation (GACA) atau otoritas penerbangan Arab Saudi, telah menyetujui penerbangan Flyadeal di Bandara Dhoho.
Selanjutnya, GACA akan mengirim surat izin open sky di Bandara Dhoho ke Kementerian Perhubungan lewat Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.
“Katanya Senin (8/12) ini embassy akan menyampaikan surat ke perhubungan (Kementerian Perhubungan),” ungkap pria yang akrab disapa Offar itu tentang detail surat penambahan Bandara Dhoho dalam penerbangan Flyadeal di Indonesia.
Lebih jauh Offar mengatakan, Jumat (5/12) lalu dirinya sudah bertemu dengan manajemen Bandara Dhoho.
Tujuannya sama, mempersiapkan penerbangan internasional di bandara dengan panjang landasan pacu atau runway 3.300 meter itu.
Jika semua proses klir, Offar menyebut Foreign Air Operator Certificate (FAOC) yang jadi syarat penerbangan komersil oleh maskapai asing juga akan turun.
Sehingga, persyaratan Flyadeal untuk terbang di Bandara Dhoho juga sudah lengkap.
“Untuk masa ini (perizinan) aman semua, Insyaallah. Sekarang tinggal perhubungan Indonesia (Kemenhub) selesaikan sama Saudi,” terangnya.
Dengan belum turunnya FAOC hingga minggu kedua Desember ini, menurut Offar penerbangan umrah di Bandara Dhoho baru bisa dilakukan paling cepat awal 2026 nanti.
“Kita lagi cuba (coba) Januari ini. Bergantung pada approval dari dua pemerintah,” paparnya.
Seperti diberitakan, Bandara Dhoho sudah mengantongi izin penerbangan internasional dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Hal tersebut ditegaskan dengan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 37/2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional.
Serta Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 38/2025 tentang Penggunaan Bandar Udara yang Dapat Melayani Penerbangan Langsung dari dan ke Luar Negeri.
Selain Flyadeal yang akan membuka penerbangan umrah di Bandara Dhoho.
Lion Air disebut-sebut sedang melakukan berbagai persiapan untuk membuka penerbangan umrah di sana.
Sayang, General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Dhoho Rahmat Yoni Saputra belum bisa dikonfirmasi terkait progres terbaru rencana penerbangan umrah di Bandara Dhoho.
Saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri lewat WhatsApp, tidak dibalas.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian