KEDIRI, JP Radar Kediri -Ratusan aparatur sipil negara (ASN) baru Pemkab Kediri angkatan 2024 siap-siap full senyum.
Setelah menyelesaikan latihan dasar (latsar) kemarin (4/12), para pegawai yang awalnya baru mendapat gaji 80 persen itu bisa segera menerima gaji penuh.
Perlu diketahui, kemarin Pemkab Kediri menggelar penutupan latsar CPNS dan orientasi PPPK tahun 2025.
Rinciannya, ada 138 CPNS yang terdiri dari 111 tenaga kesehatan, dan 27 tenaga teknis. Serta, 833 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang sebagian besar tenaga teknis.
“Total keseluruhan CPNS dan PPPK sebanyak 971 peserta,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati.
Menurut Noor, rangkaian kegiatan latsar itu cukup panjang. Untuk CPNS dimulai sejak 19 September. Sedangkan orientasi PPPK dimulai 3 September.
Sebagian besar penyelenggaraan PPPK dilakukan secara online. Sedangkan untuk CPNS ada beberapa hari pelatihan klasikal tatap muka di Pare.
Sebelumnya, CPNS juga diwajibkan untuk magang di kecamatan. “Untuk kompetensi yang mengajar beragam,” lanjut Noor sambil menyebut materi bertujuan agar mereka cakap menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
Dikatakan Noor, latsar merupakan syarat pengaktifan CPNS secara penuh. Setelah penutupan latsar, BKPSDM akan menerbitkan SK pengangkutan. Demikian pula PPPK yang akan menjadi ASN secara penuh.
Jika sebelumnya ASN baru menerima gaji sebesar 80 persen, setelah latsar mereka langsung menerima gaji 100 persen.
Ahli Utama BPSDM Provinsi Jawa Timur Jonathan Judiyanto Widyaiswara mengatakan, latsar bukan sekadar formalitas.
Melainkan awal dari proses panjang pengembangan karier. “Hasil evaluasi terhadap peserta latsar dan orientasi dari Kabupaten Kediri menunjukkan standar yang sangat tinggi.Jauh melebihi ekspektasi,” ungkap Jonathan.
Terpisah, Bupati Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana juga memuji hasil positif latsar.
Dia meminta para pegawai bekerja dengan sungguh-sungguh. Tidak melanggar peraturan, dan bekerja dengan hati.
“Saya tidak membutuhkan orang yang sekedar pintar, saya membutuhkan orang yang jujur dan setia kepada masyarakat,” tegasnya.
Editor : rekian