Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Petakan Kompetensi, Mas Dhito Profiling 7.200 Guru di Kabupaten Kediri, Beri Pendidikan Terbaik untuk Anak-Anak

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 2 Desember 2025 | 22:34 WIB
MAKIN PROFESIONAL: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyapa ratusan guru yang mengikuti sosialisasi profiling di SMPN 3 Grogol (01/12).
MAKIN PROFESIONAL: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyapa ratusan guru yang mengikuti sosialisasi profiling di SMPN 3 Grogol (01/12).

KEDIRI, JP Radar Kediri - Di periode kedua kepemimpinannya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tak cukup memperbaiki sarana dan prasarana hingga menelurkan beasiswa, pemimpin muda itu juga menggarap kompetensi para guru. Tujuannya agar kemampuan ribuan guru meningkat dan anak-anak mendapat pendidikan terbaik.

Sebanyak 7.200 guru baik dari sekolah negeri maupun swasta mengikuti profiling bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF). Mereka mengajar di ratusan SD dan SMP di Kabupaten Kediri.

“Tujuan profiling ini untuk mengidentifikasi sejauh mana kompetensi setiap guru. Baik pengetahuan, keterampilan dan kekuatan yang mereka miliki,” kata pria yang akrab disapa Mas Dhito itu.

Profiling, lanjut Mas Dhito, sekaligus bisa mengetahui kelemahan para guru. Sehingga, ke depan bisa dilakukan pengembangan untuk peningkatan kompetensi mereka.

Selebihnya, hasil profiling akan jadi pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan di bidang pendidikan. "Tujuannya supaya pemerintah kabupaten ini punya data, jadi kalau mengambil keputusan di bidang pendidikan kita berdasarkan data, itu yang kita harapkan," lanjut suami Eriani Annisa itu.

Setelah profiling terhadap seluruh guru di Kabupaten Kediri tuntas, menurut Mas Dhito Pemkab Kediri akan melakukan pemerataan kompetensi guru di tiap sekolah. Jika kemampuan para guru sama, diharapkan nantinya mutu pendidikan di semua sekolah akan sama baiknya. “Semua sekolah akan menjadi sekolah layak dan favorit,” terangnya tentang upaya memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak di Bumi Panjalu itu.

Untuk diketahui, pembukaan profiling guru dilakukan di SMPN 3 Grogol, Senin (01/12). Total ada sekitar 200 perwakilan guru dari sekolah-sekolah di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri. “Nantinya Kabupaten Kediri akan punya peta. Punya data untuk pengambilan kebijakan pendidikan yang based on data,” papar bapak dua anak itu sembari menyebut ke depan kebijakan akan lebih tepat sasaran dan efisien.

Di tahap awal, para guru mendapat sosialisasi tentang teknis profiling dari tim PSF. Termasuk detail pemetaan yang nantinya akan menggunakan platform Guru Binar. 

UNTUK ANAK-ANAK KEDIRI: Mas Dhito memberikan sambutan dalam profiling guru di Kabupaten Kediri. Pemetaan kompetensi guru dilakukan agar kualitas pendidikan di Kabupaten Kediri bisa lebih baik dan mera
UNTUK ANAK-ANAK KEDIRI: Mas Dhito memberikan sambutan dalam profiling guru di Kabupaten Kediri. Pemetaan kompetensi guru dilakukan agar kualitas pendidikan di Kabupaten Kediri bisa lebih baik dan mera

Potret Kemampuan Pedagogik, Profesionalitas, dan Kepribadian Guru

Head of Development Putera Sampoerna Foundation (PSF) Juliana membeber teknis pemetaan kompetensi guru di Kabupaten Kediri lewat profiling. Menurutnya, tim PSF akan melihat kemampuan guru secara menyeluruh. Mulai

kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. "Kurang lebih ada sekitar 40 soal yang mencerminkan indikator dari setiap kompetensi," ungkapnya.

PSF, lanjut Juliana, juga akan melihat sejauhmana keterampilan atau soft skill para guru. Misalnya mulai dari integritas, kemampuan berkolaborasi, kemampuan sosial, maupun berkomunikasi.

"Dari data ini kemudian akan diidentifikasi dan dianalisa baik dari sisi pengetahuan, implementasi, evaluasi hingga kemampuan guru dalam berkolaborasi dan berbagi praktik baik," terangnya.

Hasil profiling kompetensi guru, menurut Juliana akan memberi data secara detail. Tidak hanya rata-rata kemampuan secara umum saja. Melainkan bisa memberi skor di setiap indikator yang dinilai.

“Nanti akan terlihat mana guru yang mempunyai kapasitas lebih di empat indikator. Mereka bisa dijadikan fasilitator daerah agar pemerataan pendidikan di Kabupaten Kediri bisa lebih cepat,” tandasnya.

Setelah sosialisasi Senin lalu, menurut Juliana pihaknya akan melakukan sosialisasi teknis minggu depan. Para guru akan diajari secara detail untuk mengisi data dari sekitar 40 pertanyaan di platform Guru Binar. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kabupaten kediri #kediri #mas dhito #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana #guru