Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hari Guru Nasional, Mas Dhito Angkat Ribuan Guru Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

Shinta Nurma Ababil • Rabu, 26 November 2025 | 22:46 WIB

 

MEMAJUKAN PENDIDIKAN KEDIRI: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (batik cokelat) bersama para guru di Kabupaten Kediri. Di masa kepemimpinannya, para guru non-PNS mendapat insentif untuk peningkatan kes
MEMAJUKAN PENDIDIKAN KEDIRI: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (batik cokelat) bersama para guru di Kabupaten Kediri. Di masa kepemimpinannya, para guru non-PNS mendapat insentif untuk peningkatan kes

KEDIRI, JP Radar Kediri - Di periode kedua memimpin Kabupaten Kediri, Bupati Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmennya untuk mengutamakan sektor pendidikan. Tidak hanya perhatian untuk para siswa melalui beasiswa, melainkan juga kesejahteraan para guru.

Bupati Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamad Muhsin menyebut, pendidikan menjadi salah satu program prioritas di Kabupaten Kediri.  “Mas Dhito sangat memperhatikan nasib para guru di Kabupaten Kediri,” kata Muhsin.

Indikatornya, tahun ini ada 1.585 guru honorer yang akan diangkat pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu. Dengan status baru itu, diharapkan kesejahteraan para guru meningkat.

Selain ribuan guru yang menjadi PPPK paruh waktu, Mas Dhito juga terus memberi perhatian kepada para guru honorer dari jenjang taman posyandu (Tapos) hingga SMP. Hal yang sama juga dilakukan kepada para tenaga kependidikan di sekolah.

“Tahun ini Pemkab Kediri memberikan insentif untuk 9.656 guru di Kabupaten Kediri. Nilainya Rp 24 miliar. Ini juga bentuk perhatian Mas Dhito untuk para guru,” lanjut Muhsin.

Upaya peningkatan kesejahteraan para guru itu, lanjut Muhsin, diharapkan bisa berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Panjalu.  "Di momentum hari guru ini, harapannya para guru bisa membuat pembelajaran yang aman, nyaman, sekaligus menyenangkan di kelas," kata Muhsin sembari menyebut semangat para guru akan bisa meningkatkan prestasi anak-anak.

Tak hanya itu, menurut Muhsin tugas para guru di era sekarang bukan sekadar meningkatkan prestasi anak-anak. Melainkan juga harus mencegah terjadinya perundungan di sekolah-sekolah. “Kami juga menggandeng para guru untuk menekan angka anak tidak sekolah di Kabupaten Kediri,” tandasnya.

Untuk diketahui, perhatian Mas Dhito tidak terbatas untuk para guru honorer saja. Para guru agama non-formal juga tak luput dari perhatian orang nomor satu di Pemkab Kediri itu.

Sedikitnya ada 11 ribu guru madrasah diniyah (madin) yang mendapat insentif setiap bulannya. Nilainya Rp 150 ribu per bulan. Tahun depan, rencananya akan lebih banyak lagi guru madin yang mendapat insentif. Yakni mencapai sekitar 15 ribu orang.

DUKUNG PENINGKATAN KESEJAHTERAAN: Mas Dhito (kaus hitam) bersama para guru yang mengikuti kegiatan di Taman Hijau Simpang Lima Gumul. Pemkab Kediri mengajak para guru bersinergi untuk peningkatan kual
DUKUNG PENINGKATAN KESEJAHTERAAN: Mas Dhito (kaus hitam) bersama para guru yang mengikuti kegiatan di Taman Hijau Simpang Lima Gumul. Pemkab Kediri mengajak para guru bersinergi untuk peningkatan kual

Tinggal Tunggu NIP dan Penerbitan SK

Asa ribuan guru honorer di Kabupaten Kediri untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dipastikan akan segera terwujud. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati mengatakan, saat ini penetapan nomor induk pegawai (NIP) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu tengah diproses.

“Sekarang sedang dalam tahap penetapan nomor induk pegawai dan dilanjutkan dengan penerbitan SK (surat keputusan),” kata Noor.

Rencananya, SK PPPK paruh waktu untuk 1.585 guru itu akan diserahkan Desember mendatang. Dengan demikian, ribuan tenaga kependidikan itu bisa segera alih status. "Insyaallah diserahkan di Bulan Desember," lanjutnya.

Noor menegaskan, proses pengangkatan ribuan guru menjadi PPPK paruh waktu relatif tidak menemui kendala. Meski sebelumnya sempat ada berkas yang kurang, bisa dilengkapi oleh masing-masign guru.

Selain memproses SK dan NIP para guru PPPK paruh waktu, menurut Noor pihaknya juga menyiapkan surat perjanjian kerja untuk ribuan guru tersebut. “Jadi selain NIP dan SK nanti juga ada perjanjian kerja antara guru dengan kelapa OPD (dinas pendidikan). Kontrak PPPK paruh waktu ini satu tahun,” terang Noor sembari menyebut kontrak akan diperpanjang menyesuaikan kebijakan pemerintah.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kabupaten kediri #pppk #kediri #mas dhito #PPPK Paruh Waktu #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana #guru hononer