KEDIRI, JP Radar Kediri-Kantor Pos Kediri terus kebut penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra untuk puluhan ribu warga Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.
Dalam sehari kemarin, ada sekitar 17 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang mencairkan bantuan Rp 900 ribu. Di antara mereka, ada 467 orang yang harus gigit jari karena tidak lagi menerima bantuan sosial.
Kepala Kantor Pos Kediri Khoirul Auliya Lubis mengatakan, penyaluran BLTS Kesra untuk warga Kabupaten Kediri memang dimulai sejak Senin (24/11) lalu.
Namun, jumlahnya baru di beberapa titik saja. Sedangkan mulai kemarin (25/11), pencairan BLTS serentak dilakukan di 23 lokasi.
“(Pencairan) ada yang di kantor desa, ada yang di balai kecamatan, ada juga yang di kantor pos cabang kecamatan. Tetapi di beberapa kecamatan nanti ada yang dibagi per desa,” ungkap pria yang akrab disapa Lubis itu tentang pembagian BLTS di luar Kantor Pos Kediri.
Dia mencontohkan, di Kecamatan Mojo yang mendapat alokasi sekitar enam ribu KPM, tidak mungkin dilakukan dalam sehari. Distribusi bantuan di sana dilakukan di beberapa kantor desa.
Lebih jauh Lubis menyebut, pembagian bantuan untuk 68.971 warga Kabupaten Kediri dan 7.666 warga Kota Kediri harus bisa selesai pada Sabtu (29/11) nanti.
Karenanya, diakui Lubis pihaknya harus berkejaran dengan waktu menuntaskan pencairan BLTS. “Jumlah itu masih bisa bertambah karena kami dapat datanya secara bertahap,” sambungnya.
Terkait progres penyaluran, Lubis menuturkan hingga kemarin baru tersalur 2,88 persen. Yakni, sebanyak 2.210 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri untuk penyaluran hingga Senin (24/11) lalu.
Dia meminta agar masyarakat segera mengambil jatah bansos sebelum tenggat penyaluran. “Kalau (BLTS) tidak diambil, nanti otomatis dikembalikan lagi ke negara,” terangnya.
Bagaimana jika ada warga yang sakit saat jadwal pengambilan BLTS? Lubis mengatakan, pihaknya akan meminta data penerima dan diantarkan ke rumah mereka.
“Bahkan tadi (25/11) ada yang menginfokan bahwa KPM-nya ternyata di rutan (rumah tahanan, Red),” paparnya sembari menyebut PT Pos akan mengirim bantuan kepada KPM setelah penyaluran di kantor selesai.
Untuk diketahui, di Kota Kediri ada 32.538 orang yang menerima BLTS Kesra. Sebanyak 10.001 KPM di antaranya yang merupakan penerima baru. Merekalah yang mengambil bansos penebalan melalui PT Pos.
Sebelumnya, ada 467 warga Kota Kediri yang gagal menerima bansos Bantuan Pangan Non-Tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan 3.
Hal tersebut karena ratusan KPM itu disinyalir terlibat judi online.
Tak hanya kehilangan bansos reguler, ratusan warga tersebut juga tidak bisa menerima BLTS. Sebab, pengajuan reaktivasi akun gagal.
“Rekening-rekening tersebut saat ini dinonaktifkan, termasuk untuk bantuannya,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin terkait ratusan warga Kota Kediri yang harus gigit jari di penghujung tahun ini. (ais/ut)
Editor : rekian